Yamaha

Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Anies Copot Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya

  Senin, 08 Maret 2021   Aini Tartinia
Progres apartemen program DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (3/7). Foto: Republika/Fakhri Hermansyah

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Yoory C Pinontoan disebut telah dinonaktifkan Gubernur DKI Jakarta sebagai Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya. 

Penonaktifan tersebut dilakukan setelah adanya penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/3/2021) lalu.

Dalam keterangan tertulis melalui PPID DKI Jakarta, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Riyadi menyampaikan hal tersebut.

Ditakan Riyadi, Penonaktifan Yoory diputuskan berdasarkan Keputusan Gubernur No.212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan Sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

"Pak Gubernur saat itu langsung mengambil keputusan untuk menon-aktifkan yang bersangkutan. Atas kasus tersebut, Yoory akan mengikuti proses hukum dengan menganut asas praduga tak bersalah," ujar Riyadi, Senin (8/3/2021). 

Untuk itu, Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharrys ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Perumda Pembangunan Sarana Jaya paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Gubernur, dengan opsi dapat diperpanjang.

Perlu diketahui, Yoory C Pinontoan telah menjabat sebagai Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya sejak 2016 setelah sebelumnya menjadi Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya dan meniti karir sejak tahun 1991.

Diduga, Yoory C Pinontoan terlibat kasus korupsi dalam Program DP Nol Rupiah yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Dalam program DP Nol Rupiah Pemprov DKI itu diduga terjadi korupsi dalam pembelian tanah di beberapa lokasi. 

Salah satunya pembelian tanah seluas 41.921 meter persegi di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kotamadya Jakarta Timur pada 2019. 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar