Yamaha

Termasuk Kabupaten Bekasi, Zona Merah Covid-19 Jabar Sisa 2

  Senin, 19 Oktober 2020   Nur Khansa Ranawati
ilustrasi. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOBEKASI.NET -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan zona kewaspadaan daerah di Jabar terhadap Covid-19 periode minggu ini. Hasilnya menunjukan ada pengurangan jumlah daerah yang masuk ke dalam zona kerentanan tinggi atau zona merah.

Minggu ini, hanya 2 daerah di Jabar yang tergolong zona merah. Daerah tersebut adalah Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon.

"Zona merah sekarang hanya dua, Kabupaten Bekasi dan Kota Cirebon. Mudah-mudahan dengan metode yang terus kita lakukan zona merah bisa nol sama sekali," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar di Makodam III Siliwangi Kota Bandung dan disiarkan secara daring, Senin (19/10/2020).

Ia mengatakan, hal tersebut menujukan adanya kondisi yang membaik dari minggu-minggu sebelumnya. Pasalnya, daerah yang merupakan episentrum kasus Covid-19 di Jabar, yakni wilayah Bodebek, kini tak lagi banyak menyumbang daerah berzona merah.

"Di Bodebek selama 3 minggu berturut-turut hanya ada 1 zona merah. Sehingga diharapkan nantinya bisa betul-betul clear (dari zona merah)," ungkapnya.

Adapun zona kewaspadaan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Indonesia ditetapkan oleh pemerintah pusat lewat 15 indikator kesehatan masyarakat. Ke-15 indikator tersebut terdiri dari 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan 2 pelayanan kesehatan.

Secara berkala, epidemiolog akan menghitung situasi setiap kabupaten/kota dengan menghitung skor masing-masing indikator tersebut. Nantinya, skor akan dikalkulasi sehingga menghasilkan angka dengan skala 0-3. Semakin rendah skor, maka zona yang didapat semakin tinggi atau rentan terhadap Covid-19.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar