Yamaha

16 Oktober 2020, Karimunjawa Mulai Dibuka untuk Wisatawan Secara Bertahap. Ini Aturannya!

  Kamis, 15 Oktober 2020   Editor
Seorang wisatawan anak-anak menikmati keindahan laut di Pulau Menjangan Kecil, Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah, sebelum pandemi Covid-19. Karimunjawa kembali dibuka, namun anak-anak dan lansia belum diperbolehkan untuk berkunjung. (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)

JEPARA, AYOBEKASI.NET -- Obyek wisata andalan Jawa Tengah, Kepulauan Karimunjawa akan kembali dibuka untuk wisatawan mulai Jumat (16/10/2020). Karimunjawa ditutup dari wisatawan sejak Maret lalu karena adanya pandemi Covid-19. 

Kepastian ini sebagaimana yang tertuang dalam surat dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Nomor 556/2560 tentang Rekomendasi Pembukaan Karimunjawa Secara Bertahap dan Terbatas, yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat rekomendasi Bupati Jepara.

Dalam surat rekom Bupati Jepara dijelaskan, kawasan wisata Karimunjawa bisa dibuka kembali untuk kegiatan kepariwisataan dengan memperhatikan beberapa hal.  Mulai dari mematuhi peraturan yang berlaku berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), menerapkan protokol kesehatan serta selalu berkoordinasi dengan satgas Covid-19 Kabupaten. 

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Zamroni Lestiaza melalui Kabid Pariwisata, Nur Zuhruf mengatakan, kepastian pembukaan objek wisata Karimunjawa turun Selasa (13/10/2020).  Zuhruf menjelaskan, walaupun sudah terbuka untuk wisatawan, namun pada tahap pertama ini wisatawan dibatasi 100 orang setiap pekannya. 

“Kenapa dibatasi 100 per pekannya, karena kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama pandemi Covid-19 ini. Jadi mulai 16 Oktober dibuka secara bertahap dan terbatas,” katanya. Dia menjelaskan, ada sejumlah aturan yang juga harus dipatuhi wisatawan, yatu harus rapid test sebelum berangkat ke Karimunjawa. “Nanti ada syarat itu (rapid test) untuk bisa mengikuti penyeberangan ke Karimunjawa,'' terangnya. 

Jumlah penumpang kapal penyeberangan juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas. Anak-anak dan lansia juga dilarang untuk mengikuti perjalanan wisata ke Karimunjawa. ''Otomatis nanti, tiket anak-anak sudah tidak dijual untuk semua kapal penyeberangan,'' ucap Zuhruf.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar