Yamaha

Wali Kota Bekasi Minta Pemilik Kafe Taati Jam Malam

  Senin, 28 September 2020   Firda Puri Agustine
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Instagram/@bangpepen03)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta seluruh pelaku usaha kafe dan tempat hiburan malam mentaati aturan Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB). Termasuk penerapan jam malam di wilayah Kota Bekasi.

Hal ini sebagai tindak lanjut penyegelan sejumlah kafe di Galaxy, Bekasi Selatan pada Sabtu (26/9/2020) pekan lalu akibat pengunjung terlalu ramai dan tidak menjaga jarak serta waktu operasional melebihi pukul 23.00 WIB.

”Ayo kita kerjasama, anda mematuhi jam operasional buka sampai pukul 23.00 dengan kesadaran bersama mengendalikan Covid-19 sekaligus memutar roda ekonomi, kami dari Pemerintah akan terus sosialisasi pencegahan,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu di hadapan para pelaku usaha yang diundang ke Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (28/9/2020).

Dia kembali mengingatkan bahwa rumah makan boleh dibuka dan pengunjung makan di tempat atau dine in sampai pukul 21.00 WIB, sementara untuk drive thru dan take away boleh hingga pukul 23.00 WIB. Begitupun dengan kafe dan tempat hiburan malam.

Pepen juga dengan tegas akan menindak para pelaku usaha yang masih keras kepala dan tidak mau mengikuti aturan. Hal ini penting untuk menekan laju penularan Covid-19 di Kota Bekasi.

“Disparbud dipersilahkan mengendalikan perizinan, Polres, Dandim, Satpol pengendalian pengawasan lapangan. Apabila masih ada yg bandel tidak ikuti aturan dan ngeyel, Pemerintah Kota Bekasi dan Polres tidak akan segan-segan untuk langsung menyegel,” ujarnya.

Salah satu pemilik kafe yang disegel, Agnes mengatakan bahwa pihaknya kurang mendapatkan sosialisasi mengenai adanya aturan jaga jarak di Kota Bekasi.

“Dalam peraturannya belum tahu tentang social distancing (jaga jarak sosial) karena belum adanya pemberitahuan. Kita tahunya hanya (aturan) menggunakan masker saja,” kata Agnes.

Dia mengaku kaget ketika mendapat pemberitahuan dan surat pemanggilan dari Kepala Satpol PP Kota Bekasi terkait penyegelan tempat usaha miliknya.

“Saya terus terang shock dan saya harap bisa kembali diberitahukan secara luas supaya tidak lagi terjadi kesalahan,” ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar