Yamaha

ASN Kerja dari Rumah, Pelayanan Online Dimaksimalkan

  Rabu, 16 September 2020   Firda Puri Agustine
Ilustrasi

CIKARANG PUSAT, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat meski mayoritas pegawainya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju mengatakan bahwa pihaknya terus memaksimalkan pelayanan secara online untuk mengurangi kontak interaksi langsung dan menekan kasus Covid-19 dari klaster perkantoran.

“Kita terus mengoptimalkan pelayanan online untuk mengurangi kontak. Bisa kita buatkan transit di luar ruangan agar tidak ada penumpukan di dalam ruangan,” kata Uju dalam keterangannya, Rabu (16/9/2020).

“Tentunya dengan protokol kesehatan yang lebih ditingkatkan lagi,” lanjut dia.

Dia mengungkapkan, sejak 14 September lalu, pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi sudah menerapkan bekerja dari rumah dimana jumlah pegawai yang masuk maksimal 25%.

“Berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan oleh Menpan yakni 75% WFH. Itu tetap disesuaikan dengan masing-masing perangkat daerah, jangan sampai pelayanan terganggu. Dan jika diperlukan harus hadir,” ujarnya.

Adapun penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kabupaten Bekasi dilakukan dengan pola memetakan wilayah. Mulai dari desa yang diduga memiliki risiko tinggi untuk menimbulkan potensi penularan Covid-19, nantinya akan dilakukan pengetatan dan pembatasan aktivitas.

“Kita akan melakukan pemetaan wilayah dan aktivitas sehingga kami bisa mengoptimalkan pengawasan tersebut dan dapat menerapkan sanksi yang sejalan dengan Surat Edaran Gubernur pada tanggal 12 September,” kata Uju. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar