Yamaha

Banyak yang Sepelekan Protokol Kesehatan di Transportasi Umum

  Rabu, 15 Juli 2020   Khoirur Rozi
Ilustrasi Kota Bekasi. (Ayobekasi.net/Ananda M Firdaus)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti mengatakan banyak masyarakat yang menyepelekan protokol kesehatan saat menggunakan transportasi umum. Padahal, penularan Covid-19 di transportasi umum dianggap rawan.

“Bagaimanapun saat ini kita semua masih menghadapi pandemi, jadi seharusnya timbul kesadaran untuk mengatur diri dalam beraktivitas,” kata Polana dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2020).

Polana mengatakan, saat ini seperti ada euforia di kalangan masyarakat menyambut new normal atau kebiasaan baru, yang seolah-olah tidak ada lagi ancaman Covid-19. Kenyataannya, kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat dan belum menunjukkan bakal mereda.

“Kami mengajak masyarakat untuk justru lebih berhati-hati dan waspada karena wabah Covid-19 sebenarnya masih berlangsung, dan aktivitas-aktivitas yang semula dihentikan saat PSBB penuh sekarang ini sudah dibolehkan, jadi justru resiko penularan makin tinggi," ungkao Polana.

Oleh karena itu Polana meminta masyarakat menyadari potensi bahaya Covid-19. Dia ingin masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ketat, terutama saat berada di dalam transportasi umum.

“WHO pernah menyatakan bahwa transportasi menjadi salah satu faktor potensial penularan dan penyebaran covid-19, untuk itu kami berjuang keras agar transportasi komuter di wilayah Jabodetabek terhindar dari hal itu, namun semua itu sulit diwujudkan tanpa partisipasi masyarakat," imbuhnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar