Yamaha

4 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Unilever Dinyatakan Sembuh

  Selasa, 14 Juli 2020   Firda Puri Agustine
Ilustrasi. (pixabay)

CIKARANG PUSAT, AYOBEKASI.NET – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi belum sepenuhnya melandai. Namun, sedikit kabar baik datang dari klaster Unilever dimana 21 karyawannya terkonfirmasi positif awal Juli lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan bahwa dari klaster tersebut, sudah ada yang dinyatakan sembuh dan kembali ke rumahnya masing-masing.

“Ada (yang sudah sembuh) 4 orang,” kata dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net, Selasa (14/7/2020).

Dia merinci, dari keempat orang ini tidak semua berstatus karyawan Unilever, tapi ada pula keluarganya. Hasil tracing yang dilakukan, Gugus Tugas memang menemukan ada beberapa keluarga karyawan ikut tertular Covid-19.

“Jadi dari 4 orang, tiga karyawan dan satu keluarganya,” ujar dia.

Dengan kesembuhan empat orang, maka yang masih menjalani perawatan hingga hari ini berjumlah 35 orang. Mereka tersebar di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Kabupaten Bekasi dan DKI Jakarta.

“Rata-rata kondisinya baik dan stabil,” kata dr Alamsyah.

Sebelumnya, Unilever menghentikan sementara kegiatan operasional di Gedung TBB yang berada dalam komplek pabrik di Cikarang, Kabupaten Bekasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan karyawan adalah prioritas utama, sehingga keputusan untuk menghentikan sementara operasional pabrik merupakan pilihan paling tepat.

 “Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan,” kata Sancoyo.

Gedung TBB yang menjadi pusat penyebaran Covid-19 ini merupakan satu bagian dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Jababeka, dimana dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar