Yamaha

Syaikhu Minta Ojol Dibolehkan Bawa Penumpang saat New Normal

  Rabu, 03 Juni 2020   Republika.co.id
Anggota Komisi V DPR, Ahmad Syaikhu. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah diminta memperbolehkan ojek online (Ojol) membawa penumpang saat new normal. Hal itu diiringi dengan pembuatan aturan sehingga tidak ada kesimpangsiuran di waktu mendatang.

"Ojol harus dibolehkan bawa penumpang. Tapi dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19," kata Anggota Komisi V DPR Ahmad Syaikhu meminta dalam keterangan persnya kepada Republika.co.id, Selasa (2/6/2020).

Politikus PKS dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu mendesak agar pemerintah segera membuat aturannya. Sehingga ketika dilaksanakan, sudah jelas pijakannya. "Aturan mainnya harus segera dibuat. Agar saat pelaksanaan jelas semuanya. Tidak simpang-siur," ujarnya.

Syaikhu mencontohkan, pengguna ojol wajib membawa helm sendiri, tidak boleh menggunakan helm bekas penumpang lain, mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan melakukan pembayaran secara non-tunai.

Sementara itu pengemudi juga harus siap membawa termometer gun agar penumpang dapat diperiksa suhunya sebelum berkendara serta wajib melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. Menurutnya, sanksi perlu diterapkan untuk memastikan berjalannya aturan tersebut, yang disertai dengan kesiapan aparat menegakkan aturan tersebut.

"Ada aturan maka perlu ada sanksi. Sehingga penerapan aturan akan maksimal di lapangan," tegasnya.

Sementara itu, bagi daerah yang masih diwajibkan melaksanakan PSBB, maka masih Permenkes no.9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 tetap berlaku. Ojol hanya dapat melakukan kegiatan pengantaran barang.

Syaikhu melihat kondisi new normal merupakan tahapan yang dapat diterapkan, namun dengan persyaratan yang ketat sesuai kriteria dari WHO. Kondisi ini paling tidak berlangsung hingga ditemukan vaksin.

"Pemerintah harus tetap mengusahakan uji kesehatan sebanyak-banyaknya agar dapat mengidentifikasi orang-orang yang telah terpapar virus Covid-19," ungkapnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar