Yamaha

PSBB Tahap 3, Warga Bekasi Masih Tak Patuh Aturan

  Minggu, 17 Mei 2020   Firda Puri Agustine
Seorang pelanggar PSBB diberi hukuman push up. (dok. Humas Pemkot Bekasi)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerapkan sanksi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB menjadi bagian dari penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Banyak di antara warga Kota Bekasi yang masih melakukan pelanggaran.  Adapun sejumlah pelanggar pada hari keenam PSBB tahap ketiga dijatuhi beragam sanksi. 

Seperti di beberapa wilayah kecamatan yang ada pada Wilayah 1, petugas masih menemukan masyarakat yang tidak mematuhi aturan yang diterapkan. 

"Masih ada yang belum bisa patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Adapun sanksi yang diberikan bagi pelanggar sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 29 Tahun 2020," ungkap Ria, salah satu petugas yang berjaga di cek point Harapan Baru, Bekasi Utara, Minggu (17/5/2020).

Padahal, tambah Ria, sosialisasi sudah rutin dilaksanakan namun kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dirinya dari bahaya Covid-19 masih sangat minim.

Beragam pelanggaran yang dilakukan di antaranya tidak menggunakan masker saat berpergian, dan berboncengan tanpa satu alamat. 

"Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dirinya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan," ujarnya. 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar