Yamaha

PSBB Diklaim Berhasil, Gubernur Jabar Sebut Penyebaran Corona Melambat

  Selasa, 12 Mei 2020   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG, AYOBEKASI.NET -- Jelang satu minggu menuju akhir pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut sejauh ini pelaksanaan PSBB membawa hasil baik. Salah satu indikatornya adalah tingkat kecepatan penyebaran virus Covid-19 yang tercatat melambat.

Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan bahwa sebelum dilaksanakan PSBB, tingkat kecepatan penyebaran virus berada di indeks 3. Hal tersebut mengindikasikan bahwa per satu orang yang terinfeksi Covid-19 bisa menulari virus tersebut ke tiga orang lainnya.

"Sementara sekarang tingkat reproduksi ada di 0,86. Dulu sebelum mudik dilarang, kecepatan penyebaran sangat tinggi. Sekarang setelah mudik dilarang jadi turun ke 0,86," ungkapnya di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (12/5/2020).

Dia menjelaskan, hal itu mengindikasikan bahwa tiap satu orang yang terinfeksi akan dapat menyebarkannya pada satu orang lainnya dalam rentang waktu dua hari. Selain itu, jumlah rata-rata pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit-rumah sakit rujukan di Jabar pun dilaporkan berkurang.

"Sampai 12 Mei rata-rata pasien di rumah sakit ada di angka 350-an. Di rentang April ada 430-an, jadi jumlah pasien yang dirawat turun," ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa rata-rata jumlah kematian pasien positif Covid-19 juga menurun. Dari sebelumnya 7 pasien per-hari menjadi 4 pasien per-hari.

"Angka kesembuhan juga meningkat hampir 2 kali lipat," ungkapnya.

Selain itu, rata-rata penambahan kasus per-hari dilaporkan terus mengalami penurunan. Di awal hingga tengah April, terdapat rata-rata 40 kasus per-hari.

"Sampai akhir April ada 28 kasus per-hari, dan pada Mei rata-rata 21 kasus per-hari," ungkapnya.

"Bahwa PSBB membuahkan konsistensi hasil, dimana ada penekanan kegiatan, di situ juga terjadi penurunan kasus," jelasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar