Yamaha

Pandemi Covid-19 Gerogoti Omzet Tukang Cukur dan Laundry

  Kamis, 09 April 2020   Hendy Dinata
ilustrasi pengusaha laundry. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

DEPOK, AYOBEKASI.NET -- Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengaku kewalahan untuk mempertahankan usahanya di tengah mewabahnya virus corona (covid-19) di Tanah Air.

Seperti yang dialami oleh Omam Abdulrohmah (40), pemilik usaha jasa cukur di kawasan Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dirinya mengaku bahwa wabah virus tersebut memberikan dampak besar pada usaha yang telah dirintisnya sejak beberapa tahun lalu.

"Iya omzet turun hampir 50%, sejak ramai corona juga yang cukur jadi sepi, saya mau buka jadi takut, mungkin yang mau cukur juga takut," ujarnya kepada Ayojakarta.com, Kamis (9/4/2020).

Lebih lanjut, Omam mengaku dapat melayani 40-50 orang per hari sebelum mewabahnya virus di Indonesia. Kini, untuk membuka usahanya itu pun, Omam mengaku takut.

"Sebelum corona bisa 40-50 orang per hari, tapi pas corona akhirnya saya tutup, gak berani untuk buka, takut terpapar corona," ujarnya.

Omam berharap kondisi ini segera berakhir dan kembali normal seperti sedia kala, agar ia dan rekan sesama pelaku usaha jasa cukur dapat kembali menikmati penghasilan normal seperti sebelum virus tersebut mewabah.

"Ya harapan saya semoga saja cepat berakhir, biar keadaannya kembali normal seperti sedia kala," harap Omam.

Sementara itu, Satrio Wibowo (32), pelaku usaha jasa laundry kiloan di kawasan Kalisari, Jakarta Timur, juga mengungkapkan hal yang tida jauh berbeda. Satrio mengaku bisnisnya kehilangan omzet hingga 50% sejak pandemi corona mewabah di Indonesia.

"Ya turun drastis, bahkan hingga 50%, tapi alhamdullilah masih ada pemasukan walau kondisi sekarang sedang sulit," ujarnya.

Sebelum virus tersebut mewabah, Satrio mengaku mendapat omzet sekitar Rp300 ribu per hari, namun sejak virus tersebut mewabah pengguna jasanya menurun drastis.

"Normalnya per hari bisa Rp300 ribu, setelah corona bisa menurun hingga 50%, tapi apa daya, kalau usaha saya tutup kasihan pegawai saya," katanya.

Satrio berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada para pelaku usaha seperti dirinya agar dapat bertahan di tengah situasi sulit sekarang ini.

"Semoga pemerintah peduli kepada pelaku usaha seperti kita, berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa bertahan di situasi saat ini," tutupnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar