Yamaha

Akuratkan Data Pemerintah, BNPB Rancang Aplikasi Pencatat Kasus Covid-19

  Selasa, 07 April 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membuat aplikasi untuk menampung data kasus Covid-19. Aplikasi bernama Lawan Covid-19 ini diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengatakan, proses pembuatan aplikasi sudah mulai berjalan. Aplikasi ini untuk mendukung kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Sudah berjalan. Aplikasinya untuk internal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," kata Agus saat dihubungi Ayojakarta.com, Senin (6/4/2020).

Agus menjelaskan, nantinya gugus tugas di daerah bisa melakukan entry data kasus Covid-19 di Indonesia. Data yang diinput menurutnya lebih detil hingga Nomor Induk Kependudukan atau NIK, sehingga sifatnya sangat rahasia.

"Ini data sangat detil sampai NIK jadi ya tidak mungkin untuk publik. Hanya internal gugus tugas saja. Dari daerah yang bisa entri rumah sakit, laboratorium, pusat kesehatan atau dinas kesehatan," ungkapnya.

Sebelumnya, Agus blak-blakan mengungkapkan bahwa data antara pemerintah pusat dan daerah terkait Covid-19 tidak sinkron. Untuk itu, BNPB berinisiatif membuat aplikasi agar data lebih akurat.

"Kami kerahkan banyak tenaga baik dari BNPB, BPBD, termasuk militer dan polisi untuk entry data di seluruh Indonesia dan nanti connect ke aplikasi," katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar