Yamaha

Tips Sandi Uno untuk Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

  Selasa, 07 April 2020   Firda Puri Agustine
Pengusaha Sandiaga Uno. (ayobandung)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET – Pengusaha Sandiaga Uno memberikan tips dan saran untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian global terguncang.

Hal itu diungkapkan Sandiaga dalam e-Talkshow Bang Sandi  pada channel Youtube AskCoachFaran milik founder Wiranesia Foundation Faransyah Agung Jaya, Selasa (7/4/2020).

Sandi mengungkapkan bahwa kondisi tekanan ekonomi ini diprediksi bisa berlangsung dalam satu hingga dua tahun ke depan. Namun, harus tetap optimistis karena banyak peluang yang bisa ditangkap pada setiap situasi sulit sekalipun.

“Pertama, jangan panik duluan. Kita bisa terus amati perkembangan dan jangan melawan arus. Lebih baik menepi dulu sambil baca peluang-peluang usaha lainnya,” katanya.

Dia juga menyarankan, khususnya pada pelaku UMKM untuk melakukan adaptasi dan pemetaan potensi pasar. Ada banyak peluang yang bisa dijaring serta dikolaborasikan bersama.

“Jangan lupa, ada 61 juta lebih UMKM di Indonesia yang potensinya tentu cukup besar. Maksimalkan kemampuan jejaring, perbanyak silaturahim, dan kerja sama dengan yang lain,” ujar Sandi.

Inisiator program OK OC ini juga tak bosan mengingatkan bahwa kerja sama atau kolaborasi antar sesama pelaku usaha maupun komunitas dapat membuat kondisi dunia usaha menjadi lebih kuat dan cepat berkembang.

Di tengah pandemi seperti sekarang, Sandi lantas memberikan tips agar tetap bertahan. Salah satunya dengan memfokuskan usaha berbasis online dan patuhi anjuran pemerintah untuk physical distancing. Hal ini juga dapat menghemat biaya produksi serta operasional.

“Kalau melihat kondisinya, usaha yang paling tepat saat ini adalah usaha yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat seperti penyediaan bahan-bahan pokok,” katanya.

“Pasca pandemi berakhir, biasanya terjadi lonjakan permintaan, sehingga kita diharuskan ada persiapan dari segala segi, bahan baku, dan tenaga kerja. Tetap optimistis situasi akan menjadi lebih baik ke depan,” lanjut Sandi.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar