Yamaha

Pemerintah Disarankan Bentuk Tim Penanganan Ekonomi Industri Pariwisata

  Senin, 06 April 2020   Vina Elvira
Ilustrasi hotel. (Unsplash/Marten Bjork)

BANDUNG, AYOBEKASI.NET -- Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar Herman Muchtar meminta pemerintah untuk segera membentuk tim penanganan ekonomi industri pariwisata.  

Hal ini dinilai perlu dilakukan, agar para pelaku usaha di bidang pariwisata khususnya perhotelan, bisa segera melakukan pemulihan ekonomi saat kondisi di Indonesia sudah kembali normal.

"Makannya saya menyarakankan kepada pemerintah untuk segera membentuk tim penanganan recovery ekonomi khsusunya di bidang pariwiata setelah Covid-19 selesai," kata Herman kepada Ayobandung.com, Senin (6/4/2020).

Herman menerangkan, tim penanganan tersebut, bertugas untuk membantu para pelaku usaha membuat rencana dan strategi, sebagai upaya mengembalikan kondisi ekonomi mereka seperti semula.

"Anggap selesailah bulan Juni (wabah virus corona). Nah bulan Juni apa yang harus kita kerjain,  yang kita prioritaskan untuk recovery ekonomi khsususnya di bidang pariwisata. Itu yg harus kita pikirkan dari sekarang," jelasnya.

Selain perhotelan, tambahnya, seluruh sektor pariwisata yang lainnya juga terdampak oleh wabah pandemi ini. Oleh karenanya, dia meminta pemerintah untuk mengusut dengan tegas kondisi yang tengah terjadi saat ini.

"Semuanya juga termasuk pariwisata, semua destinasi wisata juga sekarang harus tutup, yang karyawannya sampai ratusan. Sedangkan destinasi harus dipelihara, darimana duitnya?," tambah Herman.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar