Yamaha

Persiapan Melahirkan di Tengah Pendemi Covid-19

  Rabu, 25 Maret 2020   Suara.com
Ilustrasi kehamilan. (Lisa Runnels/Pixabay )

JAKARTA, AYOBEKASI.NET-- Ibu hamil termasuk golongan yang paling terdampak wabah Covid-19. Mereka pasti memiliki kecemasan dan kekhawatiran jika melahirkan di tengah pandemi virus ini.

Ibu hamil tentu membutuhkan kontrol kehamilan berkala sebelum menjelang persalinan. Kondisi inilah yang membuat banyak pasangan rumah tangga kebingungan mengambil langkah tepat.

Namun, ibu hamil tidak perlu khawatir berat. Ahli kesehatan di New York dengan 25.000 kasus corona Covid-19 pun telah menyampaikan trik mengatasi kecemasan persalinan di tengah pandemi virus corona.

Kecia Gaither, direktur layanan perinatal di NYC Health + Hospitals/LINCOLN menyarankan ibu hamil perlu mendiskusikan keperluan dan situasinya kepada dokter kandungan sebelum tiba di rumah sakit.

Harapannya, ibu hamil sudah tahu hal apa yang diperlukan ketika tiba di rumah sakit. Selain itu, ia juga tahu langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi diri ketika berada di rumah sakit.

Bila ibu hamil mengalami gejala Covid-19, maka perlu membicarakan kondisinya lebih dulu. Jadi, dokter dan tim medis rumah sakit akan mempersiapkan ruang isolasi khusus untuk ibu hamil.

"Jika Anda positif virus corona Covid-19, Anda harus ditempatkan di ruang isolasi. Ketika bayi lahir, ia juga akan diisolasi untuk diuji positif atau negatif virus corona Covid-19," kata Gaither dikutip dari Fox News.

Gaither mengatakan biasanya dokter kandungan atau dokter anak akan membimbing langkah-langkah yang perlu diambil sembari menunggu situasi klinisnya.

Di samping itu, Gaither juga menyarankan semua ibu hamil agar lebih fleksibel dalam melakukan persalinan. Ibu hamil yang melahirkan di rumah sakit disarankan untuk tidak menerima tamu satu pun sampai bayinya diperbolehkan pulang.

Langkah itu disebut bisa mengurangi angka penyebaran Covid-19 semakin meluas. Sedangkan, kini teknologi sudah canggih untuk saling berhubungan.

"Kita bisa menjangkau keluarga dan teman melalui media sosial dan obrolan video," ujarnya

Gaither juga menyarankan wanita yang mengalami tanda-tanda depresi harus menghubungi penyedia layanan kesehatan dan meminta bantuan kesehatan tambahan.

Selain itu, semua ibu hamil juga perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya dengan menghindari jalanan dan orang sakit. Gaither juga menyarankan ibu hamil melakukan tes kadar vitamin D dalam tubuh.

"Vitamin D sangat penting bagi orang yang sedang mengisolasi diri di dalam rumah selama wabah virus corona Covid-19. Karena, kondisi ini berpotensi membuat seseorang tidak mendapatkan sinar matahari."

"Sebuah penelitian juga menunjukkan risiko kelahiran prematur berkurang sebanyak 60 persen ketika wanita hamil memiliki kadar vitamin D dalan darah sebanyak 40 mg/ml atau lebih tinggi," jelasnya.

Jelang persalinan, wanita hamil harus tetap tenang dan santai agar tetap fokus pada perawatan prenatal. Pastikan pula perawatan konsultasi dengan dokter lebih dulu untuk mengevaluasi langkah yang layak dan tidak selama wabah virus corona.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar