Yamaha

Tarif Ojol Naik, Segini Besarannya!

  Selasa, 10 Maret 2020   Suara.com
Sejumlah pengemudi ojeg online berfoto dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Ayobekasi.net/Ananda M Firdaus)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Kemenhub melakukan kajian dan mendapat pertimbangan dari beberapa pihak hingga memutuskan menaikan tarif bagi ojek online (ojol).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menyebut, kenaikan tarif ini berlaku pada zona II yaitu Jabodetabek.

Adapunnya, kenaikannya, tarif batas bawah naik sebesar Rp250 per kilometer dan tarif batas atas juga naik Rp150 per kilometer.

Sehingga, dengan kenaikan itu tarif batas bawah dari Rp2.000 menjadi Rp2.250 per kilometer. Kemudian, tarif batas atasnya dari Rp2.500 menjadi Rp2.650 per kilomer.

"Angka ini kita mainkan dengan rumus tertentu dan kemudian kita juga memainkan model yang dibuat oleh litbang, kemudian saya laporkan ke menteri," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

"Sebenarnya angka yang kita temukan Rp225 per km untuk batas bawah. Rp150 rupiah batas atas. Setelah kita masukan ke model, Rp225 per kilometer naiknya menjadi Rp250 rupiah," tambah Budi.

Budi melanjutkan, dengan kenaikan tarif tersebut maka tarif termurah ojol juga bergeser dari kisaran Rp8.000-Rp10.000 per 4 kilometer menjadi Rp9.000-Rp10.500 per 4 kilometer.

"4 km, kan dikali 4 jadi Rp1.000 rupiah. Jadi Rp9.000-Rp 10.500, kalau dulu kan Rp8.000-Rp10.000, masih di angka Rp9.000," ucap dia.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar