Yamaha

Prabowo dan Anies Saling Susul di Survei Bursa Pilpres 2024

  Senin, 24 Februari 2020   Khoirur Rozi
23 tokoh yang masuk dalam survei Media Survei Nasional (Median)bertajuk Kuda hitam capres 2024 dan persepsi publik atas dinamika sosial politik pasca 100 hari Jokowi-Ma'ruf. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Prabowo Subianto mendapat perolehan elektabilitas tertinggi dalam survei yang dilakukan oleh Media Survei Nasional (Median). Selain Prabowo, survei bertajuk "Kuda hitam capres 2024 dan persepsi publik atas dinamika sosial politik pasca 100 hari Jokowi-Ma'ruf" itu juga memuat tokoh lainnya.

Sebanyak 23 tokoh dimasukkan ke dalam survei elektabilitas untuk calon presiden 2024. Hasilnya, Prabowo Subianto mendapat elektabilitas paling tinggi dengan 18,8%. Kemudian disusul dengan Anies Baswedan dengan angka 15,8%, Sandiaga Uno 9,6%, Agus Harimurti Yudhoyono 8,3%, dan Ridwan Kamil 5,7%.

Dalam survei ini juga mengasumsikan jika Prabowo Subianto tidak maju Pilpres 2024, Anies Baswedan mendapat tingkat keterpilihan tinggi dengan 18,0%. Di bawah Anies, ada mantan partnernya di DKI yakni Sandiaga Uno 17,7%. Kemudian Agus Harimurti Yudhoyono 9,7%, Ridwan Kamil 6,8%, dan Ganjar Pranowo 6,3%.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan elektabilitas Prabowo tertinggi lantaran pendukungnya dalam pilpres masih bisa dimobilisasi secara politik. Menurut Rico, pendukung Prabowo dikenal memiliki militansi tinggi.

"Popularitas Prabowo memang lebih tinggi dibandingkan dengan kandidat lain. Kemudian Prabowo juga diuntungkan dengan mantan pemilih Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 lalu itu," kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

Sebagai informasi, survei ini dilakukan dalam kurun pekan I hingga II Februari 2020,dengan melibatkan 1.200 responden. Responden survei tersebar di 34 provinsi yang memiliki hak pilih dalam pemilu.

Median menggunakan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Survei ini punya margin of error (moe) sebesar 2,8% di tingkat kepercayaan 95%. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada.

Kemudian, demografi responden ada di tingkat desa 51,9% dan kota 48,1%. Responden beragama islam 88,4%, katolik 2,6%, protestan 7,3%, dan hindu 1,7%.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar