Yamaha

Selain RPTRA, Pemkab Bekasi akan Buat Taman Lingkungan dan Taman Bermain

  Jumat, 14 Februari 2020   Firda Puri Agustine
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meresmikan Taman Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Perumahan Graha Asri, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (12/2/2020). (Ayobekasi.net/Firda Puri Agustine)

CIKARANG TIMUR, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah Kabupaten Bekasi telah meresmikan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) atau Taman RPTRA di Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (12/2/2020). Ruang publik ini bisa dijadikan wisata alternatif bagi warga Bekasi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan mengatakan bahwa taman RPTRA yang pertama di Kabupaten Bekasi ini ditunjang dengan beragam fasilitas yang cukup lengkap.

“Di sini ada lintasan lari, lapangan voli, lapangan basket, panggung pentas, arena bermain skateboard, pendopo yang difasilitasi dengan Kolecer, serta alat bermain anak-anak seperi ayunan, jungkat jungkit dan banyak lainnya,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Selain taman ini, Pemkab Bekasi berencana membangun beberapa taman besar lagi pada tahun ini. Di antaranya Taman Lingkungan (sclupture) yang tersebar di 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Tambun Utara, Cikarang Pusat, Sukawangi, Sukakarya dan Kedungwaringin.

Kemudian, Taman Bermain yang tersebar di 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Cibitung, Kedungwaringin, Cikarang Barat, Karangbahagia, dan Serangbaru, dan Taman Median Pulau atau Taman Pulau Mareleng di Kecamatan Kedungwaringin.

Warga pun mengapresiasi dengan pembangunan taman di Kabupaten Bekasi. Misalnya, Ihsan Lubis, warga Kecamatan Cikarang Timur mengapresiasi kinerja pemerintah karena telah mengubah wajah lahan kosong di daerahnya menjadi Taman RPTRA.

AYO BACA : Ruang Publik Ramah Anak Disambut Positif Warga Cikarang

“Tentunya sangat senang dan mengapresiasi. Jadi ada tempat untuk berkumpul warga sekitar maupun warga Kabupaten Bekasi pada umumnya,” kata Ihsan.

Dia mengungkapkan, sebelumnya taman ini merupakan lahan kosong yang tidak terawat dimana banyak ditumbuhi rerumputan tinggi dan dikenal menyeramkan.

“Dulunya enggak kerawat banget. Malah masyarakat sekitar kalau malem-malem juga takut lewat sini,” ujarnya.

Erna, salah satu warga Desa Jatireja juga mengaku bahagia terhadap pembangunan taman ramah anak ini karena dapat membantu perekonomian warga sekitar

“Jadi ramai yang datang, banyak yang ke sini. Otomatis ekonomi warga sini ikut keangkat,” katanya.

 

AYO BACA : Kabupaten Bekasi Akhirnya Miliki Ruang Publik Ramah Anak


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar