Yamaha

4 Saran Atasi Luapan Sungai Cileungsi yang Bikin Bekasi Banjir

  Selasa, 14 Januari 2020   Firda Puri Agustine
ilustrasi banjir. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JATIASIH, AYOBEKASI.NET -- Luapan Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi terbukti berperan dalam banjir hebat yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu (1/1/2020) lalu. Sejumlah pihak menaruh perhatian pada hal ini dan menawarkan beberapa solusi.

Salah satunya datang dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) yang merekomendasikan empat hal terkait penanganan luapan Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Rekomendasi ini sudah pernah kami ajukan ke pemerintah pusat dan daerah setahun yang lalu, sebagai muara dari pengamatan kami yang cukup lama (sejak tahun 2006) tentang "perilaku" kedua sungai tersebut. Termasuk Sungai Cikeas,” kata Ketua KP2C Puarman Kahar, Selasa (14/1/2020).

Adapun keempat rekomendasi KP2C itu adalah normalisasi Sungai Cileungsi, pembangunan tanggul permanen, pembangunan pintu pengendali air, dan pembangunan waduk di hulu Sungai Cileungsi.

Dengan upaya tersebut di atas, KP2C meyakini potensi banjir di kawasan bantaran Sungai Cileungsi, Cikeas maupun Kali Bekasi dapat diminimalisasi. Pihaknya juga  menyatakan siap untuk menyampaikan skenario pencegahan banjir dengan pemerintah.

“Besar harapan kami, empat Rekomendasi KP2C ini menjadi pertimbangan Bapak Presiden dan dapat segera diwujudkan,” ujarnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Bambang Hidayah mengatakan bahwa normalisasi Kali Bekasi sudah diprogramkan secara serius.

“Tahun ini kami melakukan pengadaan alat dan pembebasan lahan. Tahun depan proyek tersebut akan dimulai. Namun secara sporadis sudah dilakukan di titik-titik tertentu,” katanya.

Menurut Bambang, normalisasi Kali Bekasi akan dimulai dari pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas mengarah ke Bendung Bekasi, kurang lebih sepanjang dua kilometer.

“Namun bisa saja lokasi normalisasi diubah  dengan menarik sedikit ke Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas,” ujarnya.

Untuk rencana pembangunan Waduk Narogong yang berfungsi meminimalisir banjir di Kota Bekasi dan tempat tampung air baku Kota Bekasi dan sebagian Kabupaten Bogor,  Bambang menjelaskan rencana tersebut segera direalisasikan.

"BBWS akan menghimpun masukan, khususnya terkait dengan lokasi pembangunan waduk tersebut,” katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar