Yamaha

PKS Tarik Syaikhu dari Pencalonan Wagub DKI Jakarta

  Senin, 06 Januari 2020   Suara.com
Politisi PKS Ahmad Syaikhu. (Ayobekasi.net/ Ananda M Firdaus)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mencabut nama Ahmad Syaikhu dari bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta. Hal itu menyusul sikap DPRD yang tak kunjung memberi sinyal kepastian calon wagub.

Presiden PKS Sohibul Iman menyatakan dicabutnya nama Syaikhu lantaran PKS melihat tidak adanya daya tarik serta keengganan dari DPRD dalam menanggapi nama cawagub yang diajukan. Sehingga membuat proses mandek dan tidak lagi berjalan.

Adapun salah satu pertimbangan dicabutnya nama Syaikhu mengingat posisi dirinya yang saat ini sebagai anggota DPR.

"Jadi gini, karena kami melihat realitas politik dengan dua calon yang diajukan ini tidak bergerak, ada keengganan, maka PKS membaca realitas ini. PKS akan mencoba, mencabut satu calon (Syaikhu)," kata Sohibul di DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).

Dengan demikian nama yang tersisa dan dijagokam PKS untuk menggantikan kursi Sandiaga Uno di DKI 2 itu hanya Agung Yulianto.

Sohibul berujar, PKS bakal mencari nama lain sebagai pengganti Syaikhu. Nama tersebut masih dalam pertimbangan apakah bakal mengajukan kader di internal partai atau bahkan mengambil salah satu nama cawagub dari Partai Gerindra.

Sohibul berharap nantinya pergantian nama cawagub itu dapat segera direspon oleh DPRD agar segera dipilih untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jadi satu dari PKS yang satu dari tempat lain. Nah tempat lain ini bisa ambil dari macam-macam. Bisa ambil satu dari empat yang diajukan Gerindra, atau tempat lain. PKS masih punya hak untuk itu. Kita tolak empat empatnya kita cari yang lain," kata Sohibul.

"Yang penting DPRD mau memproses. Tapi saat ini kita belum memutuskan apakah ambil ataukah dari tempat lain. Jadi tetap satu nama dari PKS ada," tandasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar