Yamaha Aerox

Soal Retribusi Parkir, Begini Saran Pengamat untuk Pepen

  Kamis, 07 November 2019   Firda Puri Agustine
Ilustrasi -- Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menempelkan stiker tanda pelanggar di Jalan Dewi Sartika, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Kisruh soal penugasan organisasi masyarakat (ormas) dalam pengelolaan retribusi parkir minimarket di Bekasi membuat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendapat sorotan banyak pihak.

Pengamat perkotaan dari Universitas Soegiapranata Djoko Setijowarno menyarankan agar Pepen, panggilan akrab Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, memberi solusi lain terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir minimarket.

AYO BACA : Polisi Panggil Kepala Bapenda Kota Bekasi, Soal Parkir Ormas?

Ketimbang ‘menyerahkan’ pengelolaan retribusi parkir pada ormas, lebih baik menempuh cara yang jauh lebih baik dari itu. Misalnya, memanfaatkan teknologi digital.

“Di era digital, manfaatkan teknologi aplikasi. Salah satu solusinya parkir berlangganan atau juru parkir (jukir) diberikan gaji tetap. Hilangkan peran LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) atau preman,” kata Djoko kepada Ayobekasi.net, Kamis (7/11/2019).

AYO BACA : Kemendagri Imbau Pemda Perbaiki Tata Kelola Parkir

Dia mencontohkan, langkah tersebut sudah dilakukan di Jakarta saat era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama. Namun, kini beberapa titik kembali lagi ke cara lama seiring pergantian pemimpin.

“Cara Ahok (Basuki), banyak juru parkir senang. PAD meningkat, kinerja jukir bagus, cukup 8 jam kerja sehari. Ada BPJS, KJP, ada hari libur juga,” ujarnya.

Meski cara ini dianggap lebih baik bagi masyarakat dan bisa meningkatkan pemberdayaan rakyat, namun nyatanya tidak banyak kepala daerah yang mau menerapkannya. Keterbatasan dana hingga faktor politik jadi alasan klasik.

“Jangan hanya dilihat soal pemasukan saja, tapi dilihat tingkat kesejahteraan meningkatkah? Percuma PAD meningkat, tapi rakyatnya melarat,” kata Djoko. 

AYO BACA : Mendagri: Preman Berkedok Ormas Bakal Rugikan Pemda


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->