Yamaha Mio S

Semangat Siswa SLB di Bekasi yang Atapnya Roboh

  Rabu, 09 Oktober 2019   Firda Puri Agustine
Aktivitas praktek memasak di ruang kelas darurat Sekolah Luar Biasa (SLB) tipe C Bundaku, Bekasi Utara. (Firda Puri Agustine/Ayobekasi.net)

BEKASI UTARA, AYOBEKASI.NET -- Ahmad tersenyum saat ayobekasi.net menemuinya di ruang kelas darurat Sekolah Luar Biasa (SLB) tipe C Bundaku yang berada di Jalan Anggur, Perumahan Wisma Asri, Bekasi Utara, Rabu (9/10/2019).

Sambil mengupas kentang, yang merupakan materi belajar praktek memasak, ia mau menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Termasuk soal kondisi ruang kelas yang atapnya ambruk pekan lalu. Ahmad terdiam sesaat sebelum kalimat ini tercetus.

“Ahmad sedih (atap kelasnya roboh) tapi enggak boleh lama-lama. Ahmad harus belajar biar bisa kerja di kantor. Biar Ahmad pintar,” katanya.

Semangat inilah yang membuatnya tak mengeluh ketika harus terpaksa belajar di lantai, tanpa meja, kursi, dan alas kaki. Bagi anak 13 tahun ini, sekolahnya adalah rumah kedua. Ahmad senang belajar di sana, berinteraksi dengan teman-teman yang juga istimewa sama seperti dirinya.

“Senang (sekolah di sana). Teman-teman baik. Ahmad sayang sama bu guru,” ujarnya.

Seperti Ahmad, Yulan pun menunjukkan raut wajah ceria. Bibirnya terus tersenyum seolah tanpa beban apapun. Menurut sang bunda, Heni, anaknya selalu bersemangat untuk sekolah, bahkan hingga tak mau diajak pulang walau pelajaran usai.

“Di sini teman-temannya baik. Guru-gurunya juga baik. Kelihatan anak saya sayang banget sama guru di sini. Jadi, enggak mau pindah sekolah. Saya-nya juga enggak mau,” katanya.

Dia hanya berharap ada pihak yang bersedia membantu merenovasi sekolah ini agar layak dipakai belajar para siswa. Minimal, mereka bisa belajar menggunakan meja dan kursi. Bukan di ruang sempit darurat dengan atap yang juga rapuh.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar