Yamaha NMax

Warga Keluhkan Penutupan Sementara Jalan Karang Satria

  Selasa, 17 September 2019   Firda Puri Agustine
Jalan Karang Satria ambles. (istimewa)

TAMBUN UTARA, AYOBANDUNG.COM--Warga di sekitar Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi mengeluhkan penutupan sementara Jalan Karang Satria menyusul perbaikan yang terjadi.

Jalanan ini ditutup selama hampir dua bulan sejak Senin (16/9/2019) hingga 30 Oktober 2019 mendatang. Pada 31 Oktober 2019 rencananya akan kembali dibuka untuk umum.

“Kalau kata saya mah kelamaan banget ditutupnya. Bukan apa-apa ini kan jalan utama kalau kita mau ke arah Kota Bekasi. Ditutup gini ya repot-lah,” kata Darmanto, driver ojek online yang tinggal di Desa Satria Mekar kepada ayobekasi.net, Selasa (17/9/2019).

AYO BACA : Bikin Macet, Pembangunan Dua Fly Over Dikeluhkan Warga

Salah satu yang menjadi ganjalan adalah jalur alternatif yang menghubungkan kota dan kabupaten Bekasi itu dianggap membutuhkan jauh. Dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk sampai ke tempat tujuan.

“Belum lagi kalau ada orderan yang harus nganter ke Wisma Asri atau Prima Harapan, atau sebaliknya dari sana ke sini kan jadi boros bensin. Belum macetnya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Wati, ibu rumah tangga yang tinggal di Karang Satria. Dia mengeluhkan soal arus lalu lintas yang menjadi tersendat untuk menuju ke arah Pasar Wisma Asri, Bekasi Utara. Terlebih di jam berangkat dan pulang sekolah.

AYO BACA : Takke Group Keluhkan

“Kalau yang naik motor macetnya pas masuk gang tembusan itu. Berangkat harus lebih pagi banget, kalau enggak ya ngantri macet,” katanya.

Pengendara mobil pun tak ketinggalan merasakan galau akibat penutupan jalan ini. Jika pengendara roda dua bisa melewati ‘jalan tikus’, maka lain halnya dengan mereka. Tidak ada jalan alternatif selain melalui jalan ke arah Pasar Babelan, bila ingin menuju Kota Bekasi.

Pengalaman itu dirasakan Agung, warga Darmawangsa Residences yang akhirnya beralih menggunakan sepeda motor untuk berangkat kerja ke Jakarta Timur. Ini merupakan siasat mempersingkat waktu perjalanan.

“Kalau naik motor bisa nyelap nyelip. Naik mobil mah nyerah muternya lebih jauh, jalannya juga enggak bagus. Harapannya sih perbaikan cepat selesai dan jalan kembali dibuka,” ujarnya.

AYO BACA : Pengendara Mengeluh, Jalan Chairil Anwar Rusak Parah


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar