Yamaha Mio S

Hari Kedua, Operasi Patuh Jaya 2019 Fokus di 4 Titik Bekasi

  Jumat, 30 Agustus 2019   Firda Puri Agustine
Ilustrasi Operasi Patuh Lodaya 2019. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Satlantas Polres Metro Bekasi Kota kembali menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 yang dimulai sejak kemarin hingga 11 September 2019. Pada hari kedua ini, operasi difokuskan pada empat titik jalan utama.

“Keempatnya itu ada di Jalan Ahmad Yani, Jalan Sersan Aswan, Jalan HM Joyo Martono, dan Jalan Siliwangi. Semua itu masuk jalan utama dan potensi pelanggarannya juga tinggi,” kata Kanit Dikyasa Polres Metro Bekasi Kota AKP Suryono Giri Santosa di Bekasi, Jumat (30/8/2019).

AYO BACA : Takaran Kopi Ibu Hamil Harus Berbeda

Adapun yang menjadi perhatian yakni mencakup aturan keselamatan berkendara seperti penggunaan helm berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pengendara roda dua dan penggunaan sabuk pengaman yang benar untuk pengendara roda empat.

Selain itu, kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK, aturan usia yang diizinkan mengemudikan kendaraan roda dua dan empat, hingga kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas.

AYO BACA : Skor Pemkab Bekasi Terhadap Program KPK Baru 27 Persen

“Target operasi kami juga yang mengemudi melewati batas kecepatan, pengemudi melawan arus, dan mengemudi sambil memainkan handphone atau terpengaruh minuman alkohol dan narkoba,” ujarnya.

Berdasarkan data Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, tingkat pelanggaran lalu lintas di Kota Bekasi meningkat dari 40% pada 2017 menjadi 90% pada 2018, atau naik lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya.

“Maka dari itu Operasi Patuh Jaya ini sebagai upaya pencegahan dan sosialisasi pada masyarakat agar tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan keselamatan yang berlaku,” kata AKP Suryono.

“Pakai helm SNI, jangan main HP di jalan, dan jangan melawan arus yang bisa membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengendara lain,” lanjutnya.

Pantauan ayobekasi.net di Jalan Ahmad Yani dan Jalan HM Joyo Martono, cukup banyak pengendara motor yang terjaring operasi. Kebanyakan dari mereka melakukan pelanggaran tidak memakai helm dan melawan arus untuk menghindari kemacetan.

AYO BACA : ACT Permudah Akses Air melalui Pipanisasi di Bojonegoro


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar