Yamaha Mio S

Nakal! Materai Bekas Dijual Hingga Untung Ratusan Juta

  Rabu, 21 Agustus 2019   Republika.co.id
Ilustrasi. (Wikipedia)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membongkar komplotan pemalsu dan rekondisi materai. Kegiatan komplotan ini beromset sampai ratusan juta.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama menjelaskan ada dua kasus berbeda yang berhasil dibongkar oleh jajarannya. Yakni kasus penjualan materai palsu dan kasus rekondisi materai bekas pakai untuk dijual kembali seolah-olah meterai baru.

"Rekondisi sekitar ratusan juta, pemalsuan juga sekitar ratusan juta karena beroperasi sudah dua tahun," kata Kombes Bastoni di Jakarta seperti dilaporkan Republika yang mengutip Antara, Selasa (20/9).

Bastoni mengatakan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan pihak Peruri untuk memverifikasi keaslian materai tersebut dan dengan otoritas pajak untuk mengalkulasi kerugian negara dalam kasus ini.

"Untuk ini kami perlu keterangan saksi ahli dari Peruri untuk benar secara hukum apakah ini asli atau palsu. Serta petugas pajak untuk menghitung besar kerugian negara, karna materai itu ada nilai cukainya," tutur Bastoni.

Sepertinya diberitakan sebelumnya Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membongkar dua kasus pemalsuan materai. Kasus pertama adalah kasus yang melibatkan tersangka Ernawati (46), Arnis (46) dan Irfan (36).

Dalam kasus ini modus para tersangka mengumpulkan materai bekas pakai untuk kemudian dibersihkan atau direkondisi. Materai kemudian dijual kembali pada masyarakat seolah-olah sebagai materai baru.

Dalam kasus ini petugas mengamankan 2.169 materai nominal Rp6.000 yang sudah dibersihkan, serta 650 materai nominal Rp l6.000 dan 600 materai nominal Rp3.000 bekas pakai.

Sedangkan kasus kedua adalah murni kasus pemalsuan dengan tersangka YI (54) dan MN (40). Dalam kasus ini kedua tersangka dengan sengaja membeli materai palsu dengan harga murah untuk kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Saat diamankan petugas menemukan barang bukti sebanyak 19.500 buah meterai dengan nominal Rp6.000 palsu.

Kasus serupa juga pernah ditemukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam penangkapan pada Sabtu (26/6) tersebut petugas berhasil mengamankan dua orang yang menjual materai rekondisi melalui media sosial.

Barang bukti yang diamankan saat itu yakni 18 lembar berisi 450 keping materai rekondisi siap jual dengan nominal Rp6.000, dua lembar materai rekondisi yang siap jual berisi 100 keping dengan nominal Rp6.000 dan 3.000 keping materai yang sudah digunakan dengan nominal Rp6.000.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar