Yamaha Mio S

Oblok Tongki, Kuliner Betawi yang Khas di Bekasi

  Minggu, 04 Agustus 2019   Firda Puri Agustine
Kalau bicara soal kuliner khas di Bekasi pasti tak jauh dari gabus pucung dan semur jengkol. Soal oblok tongki, belum tentu semua tahu. Wajar saja karena restoran yang menawarkan hidangan ini terbilang langka. Ayobekasi.net menemukannya di Waroeng Sayur Gabus Eang Udin Combo di ujung Harapan Indah, Kota Bekasi, Minggu (5/8/2019).

BEKASI, AYOBEKASI.NET--Kalau bicara soal kuliner khas di Bekasi pasti tak jauh dari gabus pucung dan semur jengkol. Soal oblok tongki, belum tentu semua tahu. Wajar saja karena restoran yang menawarkan hidangan ini terbilang langka. Ayobekasi.net menemukannya di Waroeng Sayur Gabus Eang Udin Combo di ujung Harapan Indah, Kota Bekasi, Minggu (5/8/2019).

Begitu disodori daftar menu, nama oblok tongki langsung menarik perhatian. Pelayan restoran hanya menjawab, “Itu (oblok tongki) bebek,” saat ditanya komposisi apa yang ada di makanan tersebut. Satu porsi harganya Rp 35.000 saja.

Tak lama, makanan yang ditunggu pun tiba. Kesan pertama saat melihat oblok tongki adalah hidangan ini mirip rendang ayam. Ada bumbu cabai kental yang membalut potongan daging bebek. Aromanya pun cukup menggugah selera makan.

Bagaimana rasanya? Seperti rendang, tapi bukan. Mirip kari bebek, tapi bukan. Bebek rica-rica? Mirip. Pedas yang bisa ditolerasi lidah. Gurih karena campuran bumbu yang menyatu pada daging bebek, dan dagingnya pun lumayan empuk. Dinikmati dengan nasi panas dan bakwan udang, mantap sekali rasanya.

“Oblok tongki katanya sebenarnya dari Betawi tapi di Bekasi masih jarang. Ini tuhkalau bahasa kerennya bebek rica-rica dah. Mirip kan ya? He-he,” kata Putri Yuliarti, salah satu pemilik Waroeng Sayur Gabus Eang Udin Combo.

Proses pengolahan oblok tongki, lanjutnya, membutuhkan waktu yang agak lama untuk membuat daging bebek tersebut lunak. Belum lagi proses pencampuran dan peresapan bumbu yang tidak sembarangan dilakukan.

“Kami ada tukang masak yang khusus masak oblok tongki ini,” ujar Putri.

Dalam sehari, warung ini bisa menghabiskan 10 sampai 15 kilogram bebek yang bakal dijadikan oblok tongki. Termasuk menu favorit pilihan pengunjung. Salah satunya, Sherly (26 tahun) yang hampir tiap bulan datang hanya untuk oblok tongki.

“Rasanya gurih, enak. Beda sama yang laindeh,” katanya.

Penasaran mau coba? Yuk ke Bekasi! 
 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar