Yamaha Mio S

Kasus Kebakaran di Jakarta Meningkat Selama Kemarau

  Senin, 08 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
ilustrasi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Kasus kebakaran di DKI Jakarta meningkat mengalami peningkatan selama musim kemarau 2019. Dinas teknis mencatat jumlah kasusnya di atas 150 kejadian.

"Selama Juni lalu ada 159 kasus kebakaran," kata Kepala Seksi Publikasi dan Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Saepuloh di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, misalnya pada bulan Maret sebanyak 133 kasus, April 122 kasus, dan Mei 137 kasus, kejadian kebakaran sepanjang Juni 2019 lebih dominan.

Sementara di bulan Juli, tercatat 34 kasus kebakaran terhitung hingga tanggal 7 Juli kemarin. Jika diakumulasi dari Januari hingga Julis, sudah terjadi sebanyak 857 kasus kebakaran.

Saepuloh menyebutkan kasus kebakaran paling banyak terjadi di Jakarta Selatan sebanyak 226 kasus, diikuti Jaktim 217 kasus, Jakbar 154 kasus, Jakut 135 kasus, dan 125 kasus di Jakpus.

Faktor penyebab kebakaran terbanyak masih listrik sebanyak 574 kasus, kemudian gas 93 kasus, membakar sampah 52 kasus, rokok 25 kasus, lilin tiga kasus, dan sisanya penyebab lainnya.

"Kebakaran ini telah mengakibatkan 10 korban tewas dan 67 korban luka dari warga. Dari petugas, 12 orang mengalami luka-luka," katanya.

Untuk taksiran kerugian, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mencatat sekitar Rp166,21 miliar dari kasus kebakaran yang terjadi mulai 1 Januari sampai dengan 7 Juli 2019.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas yang menggunakan api selama musim kemarau ini mengingat rawan terjadi kebakaran.

"Musim kemarau ini memang rawan kebakaran. Alang-alang karena kering, lalu dipicu api kecil saja, misalnya puntung rokok, langsung terbakar," katanya.

 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar