Yamaha Mio S

Curiga Penggelembungan Suara, Caleg Separtai Dilapor MK

  Senin, 08 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Gedung Mahkamah Konstitusi (Mahkamahkonstitusi.go.id)

CIKARANG, AYOBEKASI.NET -- Sebanyak 22 permohonan sengketa pemilu diajukan Partai Gerindra ke Mahkamah Konstitusi (MK). Satu di antaranya merupakan laporan dari Caleg Gerindra asal Kabupaten Bekasi yang menilai merasa dirugikan oleh caleg sesama partainya.

Dia adalah Haryanto caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil V.  Mengutip dari dari laman resmi MK, Haryanto yang mendapat nomor urut 2 menduga ada praktik penggelembungan suara oleh caleg nomor urut 1 Gerindra dengan bantuan Panitia Pemilihan Kecamatan setempat.

Terlapor diduga melakukan politik uang terhadap PPK untuk memuluskan keinginan agar menang di dapil tersebut. Hasilnya terlapor memperoleh suara paling tinggi dibandingkan enam caleg lain.

Dugaan kecurangan ini, menurut Haryanto, semakin diperkuat dengan tanda tangan saksi mandat dari Partai Bulan Bintang tentang perubahan suara partai dan caleg Gerindra.

"Hal ini menguatkan ada perubahan suara yang mengakibatkan berkurangnya suara partai dan ditambahnya suara caleg nomor urut 1," katanya.

Dalam permohonan, Haryanto juga menyatakan telah melaporkan tindakan tersebut ke Bawaslu Kabupaten Bekasi. Atas laporan itu, Bawaslu Kabupaten Bekasi telah menyatakan PPK terkait terbukti melanggar administrasi pemilu dan memberi peringatan tertulis melalui KPU.

 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar