Yamaha Mio S

Dukcapil Bekasi Ingin Optimalkan Peran Pamor Wilayah

  Kamis, 04 Juli 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Seorang pengunjung Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi memanfaatkan fasilitas kotak aduan pelayanan. (Ananda/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBKASI.NET -- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi Taufiq Rahmat Hidayat mengatakan, petugas Pemantauan dan Monitoring (Pamor) di wilayah RW memiliki peran penting dalam pelayanan kependudukan.

Peran itu ingin dinasnya optimalkan. Misalnya dalam proses pendistribusian hasil pencetakan KTP Elektronik dan KIA agar dilaksanakan dengan sistem door to door langsung ke rumah warga.

"Kita akan maksimalkan peran dan fungsi petugas Pamor yang bertugas di wilayah RW untuk melayani administrasi kependudukan di masing-masing RW," kata Taufiq, Rabu (3/7/2019).

Taufiq menyebut upaya ini senada dengan intruksi Wali Kota Bekasi yang keluar Maret silam tentang percepatan pendistribusian KTP Elektronik dan KIA guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk layanan administrasi kependudukan.

Ia pun menyebut, dalam instruksi itu, proses perekaman dan pencetakan KTP Elektronik dengan status print ready recordĀ  dilakukan di masing-masing kecamatan. Sementara proses pencetakan KTP hilang, rusak atau perubahan data dapat dilakukan pada loket pelayanan kependudukan di mal dan gerai pelayanan publik.

"Ada MPP di Bekasi Junction, Gerai Publik di Atrium Pondok Gede, dan Gerai Publik di Plasa Cibubur. Petugas kami siap membantu," kata Taufiq.

Sementara, mengenai pelayanan KIA, Taufiq mengatakan, KIA saat ini belum menjadi syarat wajib untuk mendaftar siswa baru selama calon siswa memiliki akte kelahiran dan NIK dalam Kartu Keluarga.

"Hanya sekarang menjadi prioritaskan pencetakan KIA di 2019 bagi anak-anak yang akan masuk Sekolah di Tahun 2020. Pelayanan KIA dapat dilakukan di kecamatan dan gerai pelayan publik," tambahnya.

Terkait pelayanan Kartu Keluarga (KK) juga dilakukan di kecamatan dan gerai pelayanan publik. Sementara proses penerbitannya terhitung sejak 14 Februari lalu sudah menerapkan tanda-tangan elektronik.

"Kami ingin informasi ini bisa terus disosialisasikan aparatur dan petugas Pamor di lapangan sebagai bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat," tandasnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar