Yamaha Mio S

Pengamat Sarankan Eka Cari Wakil Kalangan Birokrat

  Jumat, 14 Juni 2019   Ananda M Firdaus
Eka Supria Atmaja dilantik menjadi Bupati Bekasi di sisa periode 2017-2022 (Irfan Al-Faritsi/ Ayobandung.com) Area lampiran

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Setelah menjabat menjadi Bupati Bekasi menggantikan Neneng Hasanah Yasin, Eka Supria Atmaja tinggal mencari wakil bupati untuk menggenapi posisi kepala pemerintahan. Pengamat pun menyarankan agar Eka mengambil wakil dari kalangan birokrat.

"Kalau saya sih berharap kalau bisa wakilnya itu jangan dari politikus juga, dia harus dari birokrat," ujar Pengamat Kebijakan Publik dari Unisma Ali Anwar, Jumat (14/6/2019).

Ali berpendapat seperti itu bukan tanpa alasan. Bila mengacu pada pekerjaan birorkat, mereka ada sosok pegawai yang bekerja untuk masyarakat sebagai abdinya. 

Ali menilai, problematika Kabupaten Bekasi amat kompleks. Di antara urusan-urusan yang harus terselesaikan adalah urusan kemasyarakatan. Ia berharap sosok birokrat saat memegang tampuk wakil mampu mengisi kekosongan Eka disaat Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi tersebut fokus pada urusan pemerintahan yang lebih strategis. 

"Kabupaten Bekasi ini wilayahnya amat luas, kemudian problematikanya juga besar, di satu sisi ada kawasan industri, di sisi lain ada masyarakat Bekasi yang tingkat kehidupan, perekonomian, pendidikannya itu beragam, dan mungkin sebagian besar amat membutuhkan pengayoman dari kepala daerah," papar Ali.

Ali kemudian berkaca pada masa Bupati Suko Martono dan wakilnya Dede Satibi. Manakala itu, pembagian peran di pemerintahan sangat terlihat. Urusan-urusan yang politis serta seputar kebijakan diurusi sang bupati. Sementara wakilnya fokus mengurusi urusan kemasyarakatan. 

Ali menilai, bila pembagian peran itu kembali berjalan dengan birokrat yang mengisi posisi wakil, maka problematika Kabupaten Bekasi lambat laut bisa dibenahi.

"Di sini kita tidak membutuhkan para politikus terlalu besar," katanya. 

Namun Ali pun mensyaratkan, birokrat yang nantinya dibidik jadi wakil bupati mesti sesorang yang sangat berpengalaman melayani masyarakat dari sekian banyak jabatan yang pernah didudukinya. 

"Hanya orang-orang birokrat yang sudah puluhan tahun di lapangan, pernah jadi camat, kepala dinas, urusan-urusan sosial, lintas keagamaan, jadi dia bisa bergaul pada siapapun juga dan itu bisa diterima semua kalangan," pungkasnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar