Yamaha Mio S

Miris! Karena Ledekan, Seorang Pemuda Tewas Dibakar

  Kamis, 13 Juni 2019   Ananda M Firdaus
Polres Metro Bekasi Kota menangkap empat pelaku pengeroyokan dan pembakaran Putra (18), Rabu (13/6/2019). (Ananda M Firdaus/ayobekasi).

BEKASI SELATAN,AYOBEKASI.NET--Seorang pemuda asal Bekasi, Putra (18), tewas mengenaskan setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Dia menjadi korban kebengisan sekelompok pemuda yakni RAS (17), NS (24), TG (16), AP (22) dan empat orang lainnya yang masih dalam pengejaran polisi. 

Putra meninggal dunia setelah dua hari mendapat perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta.

"Kejadiannya terjadi pada Rabu tanggal 5 Juni 2019 di depan sebuah toko di Jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi," terang Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, Rabu (12/6/2018).

Dijelaskan, peristiwa ini bermula saat korban tengah berboncengan bersama rekan-rekannya dengan tiga sepeda motor dari arah pertigaan Jalan Raya Kodau sekitar pukul 03.30 WIB.

Di jalan tersebut, kelompok korban kemudian berpapasan dengan para pelaku yang tengah berkumpul di pinggir jalan. Tanpa alasan jelas, salah satu rekan korban kemudian meledek para pelaku dengan mengacungkan jari tengahnya yang lantas membuatnya marah. 

"Salah satu pelaku kemudian mengejar teman korban namun dia tancap gas. Sedangkan korban malah turun dan menantang para pelaku, sehingga korban langsung dikerumuni dan dipukul," terangnya. 

Korban yang kewalahan lalu mencoba lari dengan masuk ke dalam warung di sekitar jalan. Namun para pelaku berhasil menyeret korban keluar warung dan pengeroyokan terhadapnya berlanjut. 

Kemudian tiba-tiba pelaku inisial RAS mengambil bensin dari rak warung tersebut. Bensin itu disiramkan ke badan korban disusul sulutan api sehingga korban terbakar. 

"Sekitar 30 detik api yang membakar korban padam sehingga korban berhasil melarikan diri dari TKP dan para pelaku pergi meninggalkan lokasi dan pulang kerumah masing-masing," jelas Eka. 

Korban pun berhasil dilarikan ke rumah sakit atas pertolongan warga sekitar. Sementara para pelaku berhasil diamankan seiring laporan peristiwa tersebut. 

Para pelaku kemudian dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke 2e KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman penjara minimal selama tujuh tahun. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar