Yamaha Mio S

Ini 5 Prioritas Eka Usai Dilantik Jadi Bupati Bekasi

  Rabu, 12 Juni 2019   Ananda M Firdaus
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2017-2022, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (12/6/2019). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

BANDUNG,AYOBEKASI.NET--Eka Suptria Atmaja memprioritaskan lima sektor prioritas di pemeritahannya usai dikukuhkan menjadi Bupati Bekasi, Rabu (12/6/2019). Lima sektor itu yakni bidang investasi, infrastuktur, kesehatan, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, serta ketenagakerjaan. 

Pada bidang investasi, Eka mengatakan, akan fokus membangun mal pelayanan publik. Adanya mal pelayanan publik dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun para investor membuka lini usaha di Kabupaten Bekasi. 

Sementara pada sektor Infrastruktur, Eka akan memastikan keberlangsungan pelaksanaan pembangunan Infrastruktur dari mulai jalan, jembatan sampai dengan infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang telah dianggarkan di tahun 2019.

"Di sektor kesehatan, melalui jajaran dinas kesehatan untuk peningkatan kemudahan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang bermutu, merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat melalui integrasi program layad rawat dengan PSC 119 Kabupaten Bekasi," lanjutnya seperti tertulis dalam keterangan resmi Humas Setda Kabupaten Bekasi. 

Sedangkan di sektor pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, pihaknya akan melakukan percepatan pelayanan melalui Dikdukcapil. 

"Disdukcapil akan melakukan pelayanan keliling ke 164 desa dengan menggunakan 3 mobil pelayanan keliling yang tersedia. Selain itu inovasi pelayanan kios capil sebanyak 7 kios yang difasilitasi media daring sebagai sarana komunikasi warga kepada petugas," paparnya.

Lalu perihal ketenagakerjaan untuk menanggulangi masalah pengangguran di Kabupaten Bekasi. Eka menyebut masalah pengganguran perlu perhatian serius salah satunya dengan merancang aturan yang memuat ketenagakerjaan. 

Karena itu, untuk masalah ini pihaknya akan intens berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna melahirkan kebijakan yang strategis. Dua di antaranya terkait program penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kesempatan kerja. 

"Selain itu pelatihan dan sertifikasi calon tenaga kerja agar dapat langsung diserap oleh industri di Kabupaten Bekasi, serta pelatihan bagi masyarakat produktif dalam rangka mengurangi angka pengangguran dengan berwirausaha mandiri," katanya. 

Eka mengatakan, proyeksi-proyeksi itu tidak mudah untuk dikerjakan. Dia mengharap dukungan dari semua pihak dan para pejabat dan pegawai OPD-OPD di Kabupaten Bekasi

Eka sendiri dilantik menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang terjerat kasus gratifikasi Mega Proyek Meikarta. Usai Neneng ditangkap dan dijadikan tersangka, Eka sebelumnya dijadikan pelaksana tugas bupati dari jabatan wakil sebelum akhirnya resmi dilantik menjadi bupati. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar