Yamaha Mio S

Akhirnya, 2.000 Kubik Sampah Bambu di Kali Cikeas Diangkut

  Kamis, 16 Mei 2019   Ananda M Firdaus
Pengangkutan sampah bambu dari Bendung Koja Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (16/5/2019). (dok. KP2C)

JATIASIH, AYOBEKASI.NET--Tumpukan sampah bambu yang menutupi aliran Kali Cikeas di Bendung Koja, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi akhirnya diangkut, Kamis (16/5/201). 

Pengangkutan sampah bambu yang ditaksir mencapai 2.000 kubik itu, melibatkan segenap pihak dari para aktivis lingkungan maupun petugas intansi yang berwenang. 

"Untuk pengangkutan sampah-sampah bambu, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) ikut turun dengan bantuan dari Pasukan Katak DLH Kota Bekasi, petugas Perum Jasa Tirta II, dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS Cilcis)" kata Ketua KP2C Puarman Kahar saat dikonfirmasi.

Puarman mengungkapkan, penemuan sampah yang ditaksir di atas 90% merupakan jenis bambu ini pada Jumat (10/5/2019) sebelumnya. Menurutnya pengangkutan diperlukan karena bahayanya tertuju ke rumah warga sepanjang bantaran sungai. 

"Keberadaan sampah bambu tersebut berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah perumahan di bantaran sungai Cikeas bila hujan lebat mengguyur hulu sungai," katanya. 

Diungkapkan, pengangkutan sampah bambu dari aliran Cikeas saat ini merupakan yang ke-12 kalinya sejak Oktober 2018. Dia berharap masalah ini segera selesai. 

"Kami perkirakan pembersihan dengan volume besar seperti sekarang membutuhkan waktu paling cepat lima hari," paparnya. 

Dia pun berharap pemerintah daerah antara lain Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dengan Kota Depok dapat bersinergi mencurahkan solusi agar sampah bambu tidak kembali menggunung di Kali Cikeas. 

Dari penjajakan pihaknya lewat penyusuran sungai Februari silam, setidaknya terdapat 100 titik sampah bambu tersebar di tiga wilayah itu. Bogor menjadi penyumbang terbesar masalah keberadaan sampah bambu, sisanya hampir terbagi rata antara Bekasi dan Depok. 

"Pemerintah daerah terkait diharapkan segera bertindak, menyusul adanya kejadian banjir bandang di kawasan Cibubur dan sekitarnya akibat meluapnya sungai Cikeas belum lama ini," tandasnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar