Yamaha Mio S

SMPN 39 Bekasi Ikuti Program Sister School dengan Filipina

  Senin, 13 Mei 2019   Ananda M Firdaus
Penyambutan tiga guru asal Filipina ke SMP Negeri 39 Kota Bekasi dalam rangka program pertukaran guru yang dicanangkan pemerintah pusat, Senin (13/5/2019). (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

JATIASIH, AYOBEKASI.NET--SMP Negeri 39 Kota Bekasi dikunjungi tiga orang guru asal kebangsaan Filipina, Senin (13/5/2019). Kedatangan ketiga guru itu merupakan bagian dari program sister school yakni pertukaran guru antar negara yang sebelumnya sudah dicanangkan Pemerintah Indonesia dengan Filipina.

Program ini juga dapat terlaksana di SMP Negeri 39 tidak terlepas dari kerjasama antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Nantinya para guru Filipina yang telah datang akan mempelajari bagaimana budaya Indonesia di sekolah yang beralamat di Jalan Raya Wibawa Mukti, Asabri Indah, Jatiluruh, Kecamatan Jatiasih ini.

Dijelaskan bahwa SMP Negeri 39 Kota Bekasi merupakan satu-satunya sekolah yang menerima kungjungan program ini. Begitu juga secara nasional karena baru tercanangkan.

Kepala SMP Negeri 39 Kota Bekasi Indra Gunawan mengatakan program ini menjadi memontem bagi seluruh peserta untuk memperbaiki pendidikan Kota Bekasi kedepan. Pertukaran guru ini diharapkan berkesinambungan dan dirasakan semua siswa.

"Bukan hanya kegiatan seremonial namun memilki manfaat bagi guru-guru, anak didik dan masyarakat sekitar. Kalau hari ini hanyak dilakukan oleh guru, kedepan harus bisa dilakukan oleh anak didik juga ataupun kepala sekolah. Bukan juga cuma seminggu atau dua minggu, tetapi mungkin berbulan-bulan agar ada hasilnya," kata Indra di sela kegiatan penyambutan para guru. 

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono berharap agar para anak didik menjadikan momentum kedatangan guru dari luar negeri tersebut menunjukkan kualitas mutu pendidikan Kota Bekasi.

"Jadi anak-anak harus menunjukkan yang terbaik disekolah ini dihadapan guru-guru yang akan belajar selama satu minggu ini di sekolah kita ini," ujar Tri.

Dia pun mengharapkan agar para murid dan guru sekolah dapat memperlihatkan identitas warga Bekasi yang beragam kultur dan suku kepada para guru Filipina itu.

"Kita ini memiliki kultur budaya yang sangat banyak. Kita tunjukkan kalau kita itu adalah generasi penerus bangsa yang beradap dan sangat mencintai budaya yang ada," imbuhnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar