Yamaha NMax

Jokowi-Maruf Amin Menang Tipis di Jawa Barat

  Jumat, 12 April 2019   Ananda M Firdaus
Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat asal PDIP Waras Wasisto dalam kegiatan kampanye di Kota Bekasi, Jumat (12/4/2019). (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Caleg DPRD Provinsi Jawa asal PDIP, Waras Wasisto mengungkapkan, Pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Maruf Amin yang diusung partainya unggul dibanding rivalnya, Prabowo-Sandiaga. Hanya saja secara perolehan, survei menunjukan selisih elektabilitas tipis. 

Dia menyanggah perbedaan perolehan selisih 4% seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurutnya selisih kemenangan tidak lebih dari 2%.

AYO BACA : Jelang Pemilu Relawan Jokowi-Maruf Amin Door to Door

"Kemarin Pak Gubernur menyampaikan Jawa Barat sudah unggul 4% tapi menurut saya belum sampai 4%, sekitar 1,8%-2%," ucap mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat ini ditemui disela acara kampanye di Kota Bekasi, Jumat (12/4/2019).

Menurut Waras, yang menyebabkan tipisnya survei tersebut dikarenakan masih adanya tujuh daerah yang belum terlalu bisa dikondisikan. Antara lain Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, dan Cianjur.

AYO BACA : Bekasi Bukan Zona Merah Lagi, Relawan Klaim Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin

"Di tujuh daerah ini kalah tipis aja. Tapi secara umum Jawa Barat untuk 27 kota dan kabupaten insyaallah kita menang. Walaupun menangnya tipis," ujarnya. 

Dia mengatakan, untuk tujuh daerah tersebut pihaknya bekerja keras agar suara bisa stabil dengan kemenangan. Kendati begitu, masa kampanye segera berakhir, maka pihaknya memanfaatkan jaringan relawan di grassroot, dan berharap bisa mendapatkan efek positif dari kampanye terakhir di Gelora Bung Karno (GBK). 

"Tentu kita berharap tanggal 13 kampanye terakhir di GBK menjadi daya dorong. Kalau opininya baik kemudian ini besok maksimal, insyaallah minimal di wilayah yang berdekatan dengan Jakarta ini, seperti Bogor, Depok, Bekasi bisa menambah elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya. 

Dia menambahkan, jika Jokowi-Maruf Amin mendapat perolehan suara terbanyak di Jawa Barat, setidaknya berkontribusi pada raihan suara secara nasional di angka 21%. Setidaknya angka tersebut bisa dioptimalkan selain dari tujuh daerah yang masih jadi perhatian. 

"Memang petanya seperti itu. Jadi 20 daerah lain selain tujuh daerah tadi bisa kita kuasai," tandasnya.

AYO BACA : Demul Sebut Jokowi Lebih Baik di Jawa Barat daripada 2014


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar