Yamaha Aerox

April 2019 Kota Bekasi Mendapat Jaringan Gas Bumi

  Rabu, 13 Maret 2019   Ananda M Firdaus
Penandatangan nota kesepahaman dengan dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terkait pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga atau jargas di Jakarta, Rabu (13/3/2019). (Dok. Humas Pemkot Bekasi)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET--Pemerintah Kota Bekasi melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terkait pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas). Penandatanganan kesepakatan juga dilakukan secara bersama dengan 18 pemerintah daerah yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Dirjen Migas, Djoko Siswanto menjelaskan, pembangunan jargas dibuat untuk memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.  Lebih jauh, adanya jargas dapat memberikan akses energi kepada masyarakat, memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar, membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan, serta mengurangi beban subsidi BBM dan atau LPG pada sektor rumah tangga.

AYO BACA : Pesan Wali Kota di Umur Kota Bekasi ke-22

"Jargas mempermudah masyarakat karena tersedia setiap saat, tidak perlu keluar rumah mencari LPG jika sewaktu-waktu kehabisan,” kata Djoko tertulis dalam keterangan resmi Humas Pemkot Bekasi.

Dia melanjutkan, persyaratan suatu daerah dapat dibangun jargas yaitu memiliki atau dekat dengan sumber gas, tersedia infrastruktur penyaluran gas bumi dan ketersediaan pasar atau pelanggan. Melalui Ditjen Migas, pihaknya telah melaksanakan pembangunan jargas sejak tahun 2009 dengan jumlah sambungan sebesar 325.852 Sambungan Rumah (SR) di 16 Provinsi yang meliputi 40 kota dan kabupaten.

AYO BACA : Pepen: Jumlah Kendaraan di Bekasi Tiga Kali Lipat daripada Panjang Jalan

Sementara untuk  tahun 2019, pembangunan jargas untuk rumah tangga akan dilakukan sebanyak 78.216 SR meliputi Kabupaten Aceh Utara, Kota Dumai, Kota Jambi, Kota Palembang, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Banggai.

Usai penandatangan nota kesepahaman, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengapresiasi dengan program strategis dari pemerintah pusat ini. Ia sangat berharap agar kebutuhan akan gas rumah tangga di masyarakat yang ada di Kota Bekasi bisa terpenuhi dan memiliki harga yang terjangkau.

Disebutkan pula bahwa pembangunan jargas tahun 2019 akan dilaksanakan mulai April. Kota Bekasi sendiri terpilih menjadi daerah pertama yang akan dibangun jargas untuk rumah tangga ini bersama dengan Kota Depok.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga sehingga kemandirian dan kedaulatan di bidang energi dapat tercapai. Dan masyarakat juga akan merasakan energi yang berkeadilan dengan terpenuhinya kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien,” ujar Rahmat.

AYO BACA : Wali Kota Bekasi Bolak Balik Antar Pegawai Naik Bus


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar