Yamaha

Festival Budaya Bekasi, Silaturahmi Sanggar Budaya dan UMKM Lokal

  Minggu, 10 Maret 2019   Ananda M Firdaus
Perayaan Festival Budaya Bekasi di kawasan Fresh Market di Jalan Boulevard, Bekasi Selatan, Kota Bekasi menjadi ajang pertemuan antar sanggar budaya dan pengenalan produk UMKM Kota Bekasi, Minggu (10/3/2019). (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Dalam rangka memperingati HUT Kota Bekasi ke-22, Pemerintah Kota Bekasi melangsungkan Festival Budaya Bekasi di kawasan Fresh Market Galaxy, Jalan Raya Boulevard, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (10/3/2019).

Ketua Panitia Festival Budaya Bekasi, Setiawan Coco mengungkapkan, kegiatan ini dihelat dengan corak budaya yang sangat kental. Pihaknya melibatkan 30 sanggar budaya di Kota Bekasi yang dipelopori oleh gerakan moral Forum Pejuang Budaya. Selain itu, terdapat sanggar-sanggar budaya yang didatangkan dari daerah lain.

“Ada penampilan dari sanggar-sanggar budaya, mereka menampilkan budaya-budaya seperti kecapi karinding, rampak pencak, debus, tari tradisional, ujangan Bekasi, musik budaya, band budaya Bekasi, darbuka, karinding suling Jawa Barat, pencak silat tradisonal bercerita, penampilan pencak silat tradisional dari berbagai perguruan di Jabodetabek,” tuturnya.

AYO BACA : Minggu Ini Ada Festival Seni Jawa Barat di CFD Bekasi

Memanfaatkan momentum festival budaya ini, pihaknya juga menginisiasi pemecah rekor MURI maskot terbesar se-Indonesia. Maskot Kota Bekasi, Bang Bek dan Mpok Asi yang kemudian tercatat menerima gelar ini.

Menurutnya, pemecahan rekor MURI melalui maskot Bang Bek dan Mpok Asi sekaligus sebagai pengenalan ke masyarakat bukan hanya di Kota Bekasi melainkan warga di luar Kota Bekasi.

"Ini suatu kebanggaan kita untuk memperkenalkan maskot Kota Bekasi di Indonesia, jadi kita harus buat sesuatu yang besar sehingga bisa mencolok perhatian masyarakat, salah satunya lewat pemecahan rekor MURI maskot terbesar ini. Terlebih pemecahan rekor MURI itu bertepatan dengan ulang tahun Kota Bekasi yang ke-22," tuturnya.

AYO BACA : Dipakai Parade Pegawai, Pekan Ini CFD Bekasi Libur

Untuk menyemarakan acara, pihaknya juga melibatkan 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Foodtruck yang memanjakan pengunjung. Tidak lain, hal ini untuk memperkenalkan juga produk-produk kreasi usahawan Kota Bekasi.

"Moment seperti ini dijadikan sebagai wadah para UMKM untuk memperkenalkan produk usahanya, dan agar menggeliatkan perekonomian masyarakat Kota Bekasi,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bekasi, Zarkasih acara ini sangat cocok dijadikan ajang silaturahmi antar sanggar seni dan kebudayaan. Menurutnya, Kota Bekasi sebagai kota yang heterogen mempunyai segudang seni dan budaya untuk disuguhkan kepada masyarakat.

"Ini merupakan ajang silaturahmi kami bersama komunitas budaya di Kota Bekasi. Seperti diketahui bersama 30 sanggar lintas budaya, silat, hadir di perayaan ini. Kita juga mengundang komunitas-komunitas sanggar dari Cianjur, Karawang, mereka sangat tertarik," katanya.

Dia mengatakan, Kota Bekasi sendiri, seperti diketahui tidak dapat mengandalkan objek wisata alam. Maka pilihan untuk mendatangkan wisatawan ke kota ini antara pengenalan budaya atau wisata kuliner dan belanja seperti dihelat dalam kegiatan sekarang.

"Kita tahun depan akan mengadakan even yang sama, tentu akan lebih meriah lagi, dan tempatnya juga tidak di sini lagi, supaya tiap wilayah merasakan kemeriahan tahunan ini," tandasnya.

AYO BACA : Bang Bek dan Mpok Asi Pemegang Rekor MURI Maskot Terbesar Se-Indonesia


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar