Yamaha Aerox

Peserta Aktif BPJS Masih Bisa Gunakan KS Asal Bukan PBI

  Senin, 11 Februari 2019   Ananda M Firdaus
Pemberitahuan RS Rawalumbu tentang ketentuan penggunaan KS NIK sebelum direvisi, Rabu (6/2/2019). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Ketentuan yang terbit awal Februari kemarin tentang Kartu Sehat Berbasis NIK (KS-NIK) tidak dapat digunakan peserta BPJS Kesehatan yang aktif direvisi oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, para peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) tersebut masih dilayani di rumah sakit yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi. 

Syaratnya, peserta BPJS tersebut masuk dalam kategori mandiri atau yang membayar iuran secara rutin. Apabila kepesertaan masuk jalur penerima bantuan iuran (PBI), maka tidak mendapatkan jaminan program KS NIK.

"PBI itu yang dibiayai pemerintah pusat, dimana tidak boleh dibiayai pemerintah daerah, karena akan double pembiayaan nantinya. Dan yang paling penting, (peserta BPJS mandiri) mau menerima pelayanan kelas 3," kata Tanti, Senin (11/2/2019). 

Dia pun mengungkapkan, pada 2019 pihaknya sudah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap jumlah rumah sakit yang bekerjasama perihal program KS NIK. Salah satu tujuannya, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan pada puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah.

"Sebelumnya 64 rumah sakit, baik itu di dalam maupun luar daerah. Sekarang 37 rumah sakit yang dilanjut untuk 2019. Pertimbangannya hasil evaluasi dalam pelayanan dan untuk meningkatkan pelayanan di puskesmas dan RSUD," tandasnya. 
 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar