Yamaha Aerox

KS NIK Tidak Berlaku untuk Peserta BPJS

  Jumat, 08 Februari 2019   Ananda M Firdaus
Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan. (KS NIK)

RAWALUMBU, AYOBEKASI.NET -- Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK), tak lagi berlaku bagi pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

Hal ini salah satunya sudah diberlakukan RS Rawalumbu, Kota Bekasi, setelah keluar peraturan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi pada 1 Februari kemarin. 

"Iya betul sudah sepekan ini ketentuan itu berlaku. Ya ada masyarakat yang mungkin kaget dan terpaksa harus kita tolak karena ketentuan ini," terang Kepala Bidang Umum RS Rawalumbu, Agus, Jumat (8/2/2018).

Agus menjelaskan, peraturan tersebut secara otomatis menggugurkan pasien pengguna KS NIK jika kartu kepesertaan BPJS terdaftar aktif. Adapun bila tidak aktif, tidak lantas dapat dijamin biaya pengobatannya oleh KS NIK. 

"Misal kartunya (BPJS) tidak aktif karena PHK perusahaan, maka dia harus melampirkan surat PHK itu baru KS bisa dijadikan jaminan. Tapi kalau BPJS itu tidak aktif karena belum bayar iuran, mendingan dia menjadi masyarakat yang tidak mampu saja. Lapor Dinkes sehingga KS-nya dapat berlaku secara permanen," ujar Agus. 

Penolakan penggunaan KS NIK salah satunya dialami warga Bojong Menteng, Rusli. Dia membawa anaknya yang sakit ke RS Rawalumbu. Saat hendak membayar biaya administrasi, dia diminta untuk mengaktifkan kembali BPJS miliknya.

"Pihak loket minta saya untuk mengaktifkan kartu BPJS saya, sebab ada peraturan baru dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi," ungkapnya. 

Tanpa ambil pusing, dia langsung membayar tunai sehingga anaknya bisa langsung dibawa ke ruang perawatan. 

"Kalau saya harus aktifkan lagi kartu BPJS Kesehatan itu makan waktu, ya akhirnya saya keluarkan uang tunai juga," ujarnya. 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar