Yamaha Aerox

Dishub Bekasi Rumuskan Angkot Berbasis Daring

  Rabu, 06 Februari 2019   Ananda M Firdaus
Petugas Dishub Bekasi sosialisasikan manajemen rekayasa jalan di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (21/1/2019). (Ananda M Firdaus/ayobekasi.net)

MEDAN SATRIA, AYOBEKASI.NET -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi tengah merumuskan angkutan kota (angkot) berbasis daring (online). Hal ini dinilai dapat membantu pendapatan angkot yang terus terseret arus transportasi modern.

"Intinya kita pemerintah mencari formula yang terbaik untuk angkot yang sampai hari ini pendapatannya menurun. Kan, kasihan, sehari setoran mereka paling Rp 20 ribu-Rp 30 ribu," ujar Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bekasi, Fatikhun, Rabu (6/2/2019).

Dia mengungkapkan, usulan ini disertai dengan pembuatan aplikasi guna memodernisasi operasional angkot yang bisa diakses oleh sopir, perusahaan pemilik angkot, juga masyarakat calon penumpang. Sehingga dapat terpantau di mana saja angkot tersebut mengambil rute atau titik berhenti tempat penumpang naik.\

Disamping itu, dengan adanya aplikasi, Dishub berencana mengatur jalur angkot dengan sistem zonasi sehingga masyarakat yang biasanya tidak dalam jangkauan angkot kedepan bisa lebih mudah mengaksesnya.

"Nanti ada zona per kecamatanan, jadi angkot itu bisa bergerak penuh di titik kecamatan. Jadi istilahnya angkutan kota tidak dalam trayek walaupun aturan induknya di kementerian masih dipelajari," ujar Fatikhun.

Fatikhun menambahkan, pihaknya saat ini masih dalam tahap mengkaji dan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan angkot terkait rencana tersebut, sambil merumuskan aplikasi angkot berbasis daring.

Kendati demikian, Dishub Bekasi sudah menggelar sejumlah rapat dengan pihak ketiga guna melakukan uji coba penerapan angkot daring dengan mengambil Kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Timur sebagai rutenya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar