Yamaha Aerox

Pemanfaatan Stadion Mini di Kecamatan Belum Optimal

  Jumat, 18 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Stadion Mini Bekasi Timur, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi, Tedi Hafni, mengaku dinasnya belum dapat mengoptimalkan penggunaan sarana stadion mini yang telah dibangun di tujuh kecamatan yang seyogyanya ditujukan untuk masyarakat. 

Stadion mini di tujuh kecamatan itu antara lain Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Jatisampurna, Pondok Gede, Mustikajaya, dan Rawalumbu. 

"Masyarakat yang memakai ada, tapi belum optimal. Belum bisa nyumbang ke PAD juga karena harus ada perbaikan dan pemeliharaan intensif sehingga pemanfaatannya bagus untuk mendukung aktivitas," katanya, Kamis (17/1/2019). 

Secara garis besar, pihaknya memang mempunyai niat untuk mengubah keadaan stadion mini menjadi tempat aktualisasi masyarakat dalam berolahraga. 

Penggunaan stadion mini saat ini terbatas sebagai tempat bermain sepakbola atau untuk menggelar acara-acara masyarakat. Kedepan hal itu rencana dirubah. 

"Kedepan kita bisa menambah sarana lainnya. Saya ingin meniru daerah lain, misal di Kabupaten Bogor, jadi tiap kecamatan itu ada gelanggang olahraga masyarakat, lapangan mininya, jogging track, ada juga GOR," ujarnya. 

Dinasnya sudah pernah diminta oleh wali kota untuk menambah fasilitas berolahraga di stadion mini, selain menggenapi keberadaannya di setiap kecamatan.

"Seperti imbauan wali kota, program lima tahun kedepan sarana olahraga di Kota Bekasi ditambah, jadi paling minimal setiap kecamatan sudah ada stadion mini sekarang baru tujuh tinggal lima lagi," katanya. 

Ia mengatakan pihaknya baru koordinasi dengan Dinas Tata Ruang untuk melihat ketersediaan lahan fasos fasum yang bisa dimanfaatkan menjadi lahan pembangunan.

"Tapi untuk anggaran kita masih menyesuaikan," tandasnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar