Yamaha NMax

Ormas Islam Bekasi Deklarasi Anti Hoaks dan Radikalisme

  Jumat, 11 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Deklarasi anti hoaks dan radikalisme Ormas Islam bersama unsur pemerintah dan aparat penegak hukum Kota Bekasi, Jumat (11/10/2019). (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKAS SELATAN, AYOBEKASI.NET--Demi menjaga kondusivitas wilayah, Pemerintah Kota Bekasi menggagas Deklarasi Anti Hoaks dan Radikalisme yang dilakukan organisasi masyarakat (ormas) Islam Kota Bekasi di Islamic Center, Bekasi Selatan, Jumat (11/1/2019).

Ormas Islam saat itu yang menyatakan komitmen anti hoaks dan radikalisme antara lain Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bekasi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi, juga hadir Dewan Masjid Indonesia Kota Bekasi, para ulama dinaungan Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi, dan Forum Kerukuran Umat Beragama Kota Bekasi.

Deklarasi dilakukan dengan cara penandatangan komitmen anti hoaks dan radikalisme juga pernyataan sikap secara terbuka yang mengandung poin antara lain, mengutuk keras penyebaran hoaks dan tindakan radikalisme, meminta warga agar tidak terprovokasi, komitmen aparat hukum dan pemerintah menindak tegas pelaku, serta meminta ormas Islam meningkatkan peran masjid sebagai sarana ibadah.

AYO BACA : Pemkot Bekasi Deklarasi Komitmen Anti Korupsi

"Semakin maraknya berita hoaks dan pesan radikalisme sekarang ini membuat Pemerintah Kota Bekasi terus mengajak masyarakatnya menjaga kedamaian dan kerukunan," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dalam sambutannya.

Menurutnya Kota Bekasi dengan keberagaman yang ada dan warganya yang sangat heterogen maka mampu menjadikan kota yang kondusif, aman nyaman.

Rahmat ingin kondusivitas di Kota Bekasi terus dijaga.  Ia pun mengajak masyarakatn lebih perhatian dengan menelaah informasi-informasi yang tersebar apalagi di media sosial yang belum tentu pasti kebenarannya.

AYO BACA : Polrestro Bekasi Siapkan Deklarasi Kampanye Damai Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

"Deklarasi anti hoaks salah satu mencegah kita terpecah belah, sekaligus kita ingin anggota-anggota di wilayah menyebar untuk mensosialisasikan anti hoaks tersebut," ungkapnya.

Senada yang disampaikan wali kota, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol Indarto mengatakan berita hoaks bisa memecah belah persatuan, apalagi jelang perhelatan pemilu 2019. Untuk itu menjadi tanggung jawab bersama agar saling menjaga kerukunan dan kedamaian.

Indarto juga memberikan tips untuk mengetahui secara sederhana berita yang tersebar merupakan berita hoaks atau bukan. Caranya melihat apakah dari berita tersebut membuat pihak tertentu merasa sakit hati atau tercemar nama baiknya, disamping pihak yang mengeluarkan informasi mempunyai kredibilitas baik atau sebaliknya.

"Kita tunggu berita dari online sudah skala nasional. Bila sudah dimuat berarti berita benar dan kalau salah pun pihak mereka bertanggung jawab," tandasnya.

AYO BACA : Warganet Heboh, Damin Sada Rencanakan Deklarasi #2019GantiPresiden di Bekasi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar