Yamaha NMax

Rumah Dinas Wakil Wali Kota Bekasi Jadi Kantor Baru Bawaslu

  Jumat, 11 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Peresmian Kantor Bawaslu Kota Bekasi di Perum Jakapermai, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kamis (10/1/2019). (Ananda M. Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI BARAT, AYOBEKASI.NET--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi resmi menempati kantor baru di Jalan Mataram Nomor 22, Komplek Perum Jakapermai, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kamis (10/1/2019). 

Rumah tersebut pernah dipergunakan Mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, sebagai rumah dinas semasa mendampingi Rahmat Effendi. Selain itu, Pj Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusuma pernah menempatinya juga saat masa transisi kepala daerah di masa Pilkada 2018. 

"Peresmian kantor ini sesuai dengan undang-undang nomor 7 tahun 2017, dimana pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah harus memfasilitasi penyelenggara pemilu, dan kita sangat berterima kasih kepada pemerintah kota yang responsif terhadap undang-undang ini," ujar Ketua Bawaslu Kota Bekasi Tommy Suswanto.

Menurut Tommy, pemerintah kota memang baru sebatas meminjamkan rumah ini dan berjangka selama satu tahun. Namun, hal itu itu dinilainya cukup terutama untuk memenuhi kebutuhan selama masa menjalani proses Pileg dan Pilpres 2019.

"Kantor sebelumnya untuk keperluan Pilkada memang agak kecil, tapi sekarang sudah dipinjamkan yang lebih luas. Ini juga jadi rumah kedua bagi anggota Panwascam, maupun rumah kedua bagi anggota pengawas pemilu yang lainnya," kata Tommy.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdilllah Dahlan mengharapkan dengan adanya sarana ini petugas Bawaslu menjadi lebih giat dalam bekerja, mengingat tantangan pelaksanaan Pemilu 2019 lebih berat dari sebelumnya. 

"Di Kota Bekasi, ada isu sedikit bisa jadi wacana nasional, maka saya harapkan kantor ini jadi wadah konsolidasi bersama sehingga Bawaslu dapat bekerja mengawasi pemilu lebih baik lagi," tuturnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memberi amanat kepada anggota Bawaslu terkait penggunaan kantor ini. Dia mengatakan, besar harapan peruntukan kantor ini dapat digunakan semaksimal mungkin dalam menghadapi pesta demokrasi 2019.

Dia menjelaskan, bangunan ini masih dibiayai pemerintah kota dengan sistem kontrak. Namun tidak menutup kemungkinan, pemerintah memberikan kantor untuk Bawaslu yang permanen untuk ke depannya. 

"Kita akan rencanakan yang permanen untuk Bawaslu, karena penyelenggara pemilu bukan cuma KPU. Bawaslu punya peran penting menjalankan roda demokrasi di pemilu," ujarnya. 

Selain peresmian kantor baru dengan dua lantai tersebut, digelar pula peresmian Pojok Pengawasan Partisipatif. Ruang itu salah satunya difungsikan sebagai wadah masyarakat untuk berdiskusi dengan Bawaslu berkaitan penyelenggaraan pemilu. 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar