Yamaha NMax

Pemkot Bekasi Relokasi PKL Liar ke Kawasan Wisata Kuliner

  Kamis, 10 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Kawasan Wisata Kuliner di sekitar GOR Kota Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (10/1/2019). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah Kota Bekasi merelokasi para pedagang kaki lima di kawasan GOR dan Hutan Kota Bekasi yang sempat ditertibkan ke tempat yang sudah disediakan. 

"Mereka akan ditempatkan di kawasan GOR Kota Bekasi tidak jauh dari tempat semula para pedagang tersebut berjualan. Di kawasan kuliner yang sudah jadi," ujar Kepala UPTD GOR Kota Bekasi, Endang Tohari ditemui di lokasi relokasi pedagang, Kamis (10/1/2019). 

Dikatakan Endang, selama ini pedagang berjejer dengan menggunakan gerobak maupun lapak stand seperti pedagang bakso, sate, ketoprak, dan lainnya. 

Keberadaan para pedagang tersebut yang berada di pinggir jalan kurang layak dilihat serta menggangu pengendara. Untuk itu pemerintah kota melakukan penataan dengan merelokasi ke tempat wisata kuliner. 

"Hal ini dimaksudkan agar kawasan GOR dan hutan kota dapat terlihat rapih," ujarnya. 

Dalam membangun kawasan kuliner ini, Pemerintah Kota Bekasi bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola kawasan kuliner tersebut yang tertuang dalam MoU antara Pemerintah Kota Bekasi dengan pengelola kawasan pada 22 November 2018.

Sementara itu, Budy Aryanto, pengelola kawasan wisata kuliner mengatakan pihaknya diamanahkan untuk dapat mengelola kawasan kuliner ini agar dapat terjaga dan tertata dengan baik.

"Para pegadagang dapat berjualan pada tempat yang sudah disediakan sehingga tidak menggangu jalan dan juga estetika kawasan GOR dan Hutan Kota Bekasi dapat tertata dengan rapih," tutur Budi.

Dijelaskan Budi, para pedagang tersebut tidak ada yang berkeberatan dipindahkan kekawasan kuliner ini. Dia berdalih semua pedagang yang direlokasi merasa senang karena di tempatkan di lahan semakin luas dan juga bersih.

"Untuk harga sewa kiosnya pun kami melakukan musyawarah dengan pedagang dan pemerintah untuk menentukan besaran biaya sewa," ujarnya. Terkait harga kios yang disewakan disesuaikan dengan pendapatan para pedagang sehingga diakui Budi tidak terlalu berat. 

Pemerintah Kota Bekasi akan mengawal keberadaan kawasan kuliner ini semakin eksis. Rencananya kawasan ini akan diresmikan oleh wali kota pada 20 Januari nanti bersamaan giat Car Free Day Kota Bekasi. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar