Yamaha NMax

Dandim Bekasi: Kemampuan Mitigasi Bencana Jadi PR Bersama

  Rabu, 09 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Para personel dan aparat gabungan siap siaga kebencanaan Kota Bekasi. (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Komando Distrik Militer (Kodim) 0507/Bekasi melaksanakan apel gelar pasukan gabungan dalam rangka bahaya bencana di Kota Bekasi, Rabu (9/1/2019).

Terselenggaranya apel dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personel Kodim 0507/Bekasi maupun kelengkapan alat serta menghimpun semua kekuatan yang ada untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana baik mencegah maupun pemulihan pasca bencana alam di Kota Bekasi.

Dalam penyampaian sambutan, Dandim 0507/Bekasi, Letkol Arm Abdi Wirawan, mengatakan hari ini kecendrungan terjadinya bencana alam masih cukup sering dan membawa kerugian tidak sedikit.

Mirisnya, kemampuan mitigasi atau upaya mengurangi resiko bencana masih lemah. Namun kedepannya kemampuan penanggulangan bencana tersebut harus dapat ditingkatkan, khususnya untuk jajaran aparat dan pemerintahan di Kota Bekasi.

AYO BACA : Ini Langkah Pengamanan Asian Games dari Kodim 0507/Bekasi

"Diharapkan kemampuan mitigasi, menganalisis, dan tindakan pencegahan terhadap bencana lebih baik sehingga dapat memerangi tingkat resiko bencana itu sendiri," kata Abdi.

Menurutnya, untuk menanggulangi bencana harus dilakukan secara komprehensif. Upaya mengeksplorasi kegiatan kebencanaan harus menjadi perhatian semua pihak sehingga penanganan bencana lebih terpadu.

Dia mengatakan, dalam penanggulangan bencana pula perlu dipahami filosofinya, yaitu pengurangan resiko bencana dan upaya menjauhkan masyarakat dari bencana itu sendiri.

Untuk itu, dia berharap kepada seluruh stakeholder yang mempunyai kapasitas maupun peran melakukan penanggulangan bencana agar terus meningkatkan kualitas penanggulangan bencana.

AYO BACA : Kodim Bantu Tindak Masalah Pencemaran Kali Bekasi

"Meliputi antara lain, mengintegrasikan penanggulangan bencana di semua lini dari tingkat kelurahan hingga pemerintah kota. Lalu meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan gabungan penanggulangan bencana," katanya.

Selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas data informasi, dan pelaporan bencana melalui optimalisasi memanfaatkan posko dan peralatan, serta teknologi informatika dan komunikasi.

"Lalu pelaksanaan pembentukan pengembangan daerah tangguh bencana dan memberikan kemudahan keterlibatan unsur masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan penanganan bencana," lanjutnya.

Menurutnya, usaha-usaha itu akan digiatkan pihaknya, mengingat bencana masih berpotensi terjadi seperti halnya banjir yang rutin menghantui warga pinggiran-pinggiran Kali Bekasi.

"Kita dituntut untuk mampu melakukan prediksi, analisis, identifikasi resiko bencana. Jika tidak mampu maka kita harus menghindari ancaman bencana tersebut atau menerima resikonya," tandasnya.

AYO BACA : Kodim Bakal Normalisasi Aliran Kali di Bekasi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar