Yamaha NMax

Gangster Jakarta Begal Sembilan Korban di Bekasi

  Sabtu, 05 Januari 2019   Ananda M Firdaus
Kepolisian Metro Bekasi Kota berhasil menangkap delapan dari sembilan pelaku pembegalan di Bekasi, Jumat (4/1/2019). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Kepolisian Bekasi Kota berhasil menangkap komplotan begal yang mengatasnamakan diri sebagai Gangster Jakarta. Mereka membuat resah masyarakat lantaran tak segan mengacungkan senjata tajam saat aksi-aksisnya. 

Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, menerangkan, komplotan ini beranggotakan sembilan orang pelaku. Mereka adalah. HS (16), MDS (16), MZ (16), DF (16), AL (17), DR (19), YYT (16), NRDN (20), dan NPL (DPO).

"Pada Kamis, (3/1/2019) pukul 02.30 Wib di Jalan Raya Pangeran Jayakarta, Medan Satria, kita tangkap para pelaku begal ini," kata Eka di Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Jumat (4/1).

Kasus pencurian dengan kekerasan tersebut bermula pada laporan  Hadi dan Edo yang menjadi korban hingga dilarikan ke rumah sakit. Pada malam kejadian, mereka berdua tengah berboncengan di kawasan Summarecon. Saat itu mereka tidak secara langsung berpapasan dengan para pelaku hingga aksi kejar-kejaran terjadi. 

"Pelaku langsung berputar arah dan salah satu motor pelaku menyalip dan langsung turun menghadang korban sambil mengacungkan senjata tajam jenis clurit, samurai dan parang sehingga korban terjatuh," ungkap Eka. 

Ia menambahkan para pelaku dengan menggunakan senjata tajam tanpa basa-basi langsung membacok korban Hadi, yang mengakibatkan luka sobek di kepala dan punggung.

Usai dilaporkan, polisi langsung melakukan pengembangan. Satu persatu dari TKP pertama penangkapan, para pelaku ditangkap hingga tersisa NPL yang masih dalam pengejaran.

Menurut Eka,  para pelaku dalam setiap aksinya memang tidak segan mengacung-acungkan senjata tajam dengan tujuan membuat korban panik. Selain itu, mereka selalu berteriak dengan menyebut diri Gangster Jakarta kala korban dikejar. 

Disamping memakan korban di Summarecon, para pelaku ternyata pada malam tersebut, termasuk Rabu (2/1) telah membegal hingga delapan kali. Antara lain di daerah Bantargebang sebanyak empat kali, dan Bekasi Utara sebanyak empat kali. 

Dalam aksi-aksi tersebut, rata-rata para pelaku hanya berhasil mengambil telepon genggam milik korban. Empat di antaranya berhasil dijual, sementara lima lagi ditemukan masih dikantongi para pelaku. 

"Para pelaku kami sangkakan berbuat tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP Jo Pasal 65 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun ditambah sepertiga hukuman pokok jadi 16 tahun penjara," tandas Eka. 
 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar