Yamaha NMax

Daerah Rawan Banjir di Bekasi Sampai 71 Titik

  Rabu, 07 November 2018   Ananda M Firdaus
Ilustrasi banjir di Bekasi. (bpbd Bekasi)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memetakan 71 titik wilayah yang rawan mengalami banjir. Data tersebut diambil saat musim penghujan tahun lalu.

"Saat ini sudah memasuki musim penghujan di Kota Bekasi, BPPD sudah melakukan siaga di beberapa titik rawan banjir," ungkap Kepala Rehabilitasi Rekontruksi BPBD Kota Bekasi,  Edi Sukamto, Rabu (7/11/2018).

Edi menjelaskan, kala banjir terjadi, titik-titik tersebut memiliki ketinggian air dengan masing-masing entitasnya. Sementara daerah langganan banjir dan mengalami ketinggian air cukup tinggi beberapa di antaranya dialami Komplek IKIP di Pondok Gede, Perumahan Nasio di Jatiasih, dan daerah pejuang di Bekasi Utara. 

"Kapasitas banjir dari mulai 60 centimeter, bahkan do Komplek IKIP bisa sampao 2 meter," kata Edi. 

Menurutnya, antisipasi sudah dilakukan dengan membangun beberapa folder penampung air di lingkungan yang rawan banjir. Namun demikian, kala hujan turun dampaknya masih terlihat dengan munculnya genangan air di sejumlah wilayah. 

Karena itu, untuk menyiagakan kondisi darurat BPBD menyiapkan 40 personel dari PHL dan 10 orang anggota langsung BPBDD.

"Setidaknya 50 personel diantisipasikan untuk banjir bersamaan dengan mulainya musim penghujan di Kota Bekasi," ujarnya. 

Edi pun menyebutkan, banjir di Kota Bekasi terjadi karena dua hal. Pertama luapan Kali Bekasi dan kiriman dari Sungai Cileungsi,  Kabupaten Bogor. Dua sebab banjir ini telah masuk dalam sistem peringatan sehingga dipantau petugas BPBD. 

"Kota Bekasi punya dua bencana banjir, pertama berasal dari kiriman Kabupaten Bogor. Kalau hujan deras maka Bekasi kena imbasnya. Kemudian Banjir lokal, biasanya dari Kali Bekasi," pungkasnya. 
 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar