Yamaha NMax

Penjual Miras bisa Diancam Pasal Pembunuhan

  Jumat, 13 April 2018   Ananda M Firdaus
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto. (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--korban akibat minuman keras (miras) oplosan di tanah air beberapa waktu kebelakang membuat banyak warga resah. Khususnya di Kota Bekasi, tercatat hingga pekan lalu, 7 orang yang akhirnya merenggang nyawa. 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, menerangkan pihaknya terus mengembangkan kasus ini. Salah satunya dengan mengkaji pengenaan pasal bagi si penjual miras oplosan yang menyebabkan kematian pada kasus sebelumnya.

"Saya sedang mengkaji berkenaan miras untuk dimasukkan ke pasal 338 KUHP yaitu tentang pembunuhan (dengan sengaja)," kata Indarto di Mabes Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (13/4/2018).

Dia menerangkan, pasal tersebut bisa saja disematkan pada tersangka penjual miras bila terindikasi mengetahui barang yang dijualnya bisa menyebabkan kematian, namun lalai karena masih menjualnya. 

Indarto menjelaskan, dalam bahasa hukum terdapat istilah Dolus Eventualis yang termasuk ke dalam delik, dimana terdapat unsur kesengajan dalam suatu perbuatan yakni dalam niat, ataupun dalam kesadaran sehingga menimbulkan akibat.

"Jadi tinggal mencari tahu hasil visum, kalau menunjukkan korban meninggal akibat minuman itu, maka bisa saya kenakan pasal pembunuhan, karena berarti si penjual miras ketika menjual setidaknya dia dapat mengira minumannya dapat membunuh orang," kata Indarto. 

Indarto berpesan, bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Khususnya bagi para penjual untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat hingga berbuah kematian. 

"Ini pesan buat para penjual miras yang lain jangan macem-macem kalau sampai mati ini bisa kena pasal pembunuhan," ujar Indarto menegaskan. 

 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar