Yamaha

Azyumardi Azra: Pemerintah Terlambat Keluarkan Perppu Pembubaran Ormas Antipancasila

  Jumat, 28 Juli 2017   Husnul Khatimah
Azyumardi Azra

BEKASI, AYOBEKASI.NET--Cendekiawan Muslim, Profesor Azyumardi Azra menilai pemerintah Republik Indonesia terlambat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Pembubaran Ormas Antipancasila.

"Saya kira terlambat sebetulnya, karena kelompok-kelompok itu telah merajalela sejak masa reformasi," kata Azyumardi kepada AyoBekasi belum lama ini

Azyumardi mengatakan keterlambatan itu bukan hanya menyebabkan merajalelanya kelompok-kelompok antipancasila. Tapi kemudian juga memunculkan politik identitas seperti yang terjadi di Pilkada DKI yang sebetulnya menurut Azyumardi tidak kondusif bagi masyarakat Indonesia yang multikultural dan berbhineka.

"Jadi sebetulnya terlambat," tegasnya kembali.

Menurut Azyumardi, terlambatnya peraturan itu dibuat karena rezim-rezim terdahulu tidak serius merespons gejala-gejala yang tidak sehat, sehingga kelompok antipancasila itu berkeliaran di mana-mana.

Oleh karena itu, ia menghargai apa yang dilakukan pemerintahan sekarang untuk mengeluarkan Perppu Pembubaran Ormas Antipancasila. "Jadi yang dilakukan Jokowi itu menurut saya kita hargai," katanya.

Namun demikian, di saat yang sama kelompok-kelompok masyarakat sipil atau pemerintah juga harus tetap waspada supaya Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila itu jangan digunakan secara semena-mena.

"Harus ada kepastian terlebih dahulu bahwa mereka yang terkena perppu itu adalah betul-betul kelompok-kelompok yang buktinya harus kuat bahwa mereka anti Pancasila, anti NKRI, anti Bhinneka Tunggal Ika, dan anti UUD 1945," katanya. (Husnul Khatimah)


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar