Yamaha

Azyumardi Azra: Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila Dibutuhkan!

  Rabu, 26 Juli 2017   Husnul Khatimah
Azyumardi Azra. (AntaraFoto/Embong Salampessy)

BEKASI, AYOBEKASI.NET -- Cendikiawan muslim, Azyumardi Azra mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu tentang Pembubaran Ormas Anti Pancasila memang dibutuhkan oleh Indonesia pada saat ini.

"Kalau saya melihat memang Perppu itu dibutuhkan," kata Azyumardi di Kota Bekasi, Selasa (25/7/2017).

Menurut Azyumardi masyarakat harusnya melihat kegunaan Perppu itu dalam skala kepentingan yang lebih luas bukan hanya melihat dari kebebasan individu, kebebasan kelompok, ataupun Hak Asasi Manusia (HAM).

"HAM itu tidak bisa terwujud kalau kondisi negara itu tidak stabil. Bayangkan kalau misalnya  kelompok-kelompok yang anti Pancasila, anti NKRI berkuasa. Apakah kelompok-kelompok HAM, para pembela HAM itu akan bisa memiliki haknya?," tanya Azyumardi.

Azyumardi menjelaskan bahwa dulu dirinya pernah aktif di lembaga HAM dan dari situ dia melihat bahwa HAM itu bisa ditegakkan kalau negara berada dalam kondisi yang stabil baik politik maupun ekonomi.

"Kelompok-kelompok yang ingin, katakanlah (ingin) mengganti dasar negara, membentuk negara baru yang akhirnya menciptakan instabilitas politik dan juga ekonomi, dimana kemudian HAM itu tidak lagi bisa ditegakkan," kata Azyumardi

Tapi, disaat yang sama kata Azyumardi kelompok-kelompok masyarakat sipil atau pemerintah juga harus tetap waspada supaya Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila itu jangan digunakan secara semena-mena.

Menurutnya harus ada kepastian terlebih dahulu bahwa mereka yang terkena Perppu itu adalah betul-betul kelompok-kelompok yang buktinya harus kuat bahwa mereka anti Pancasila, anti NKRI, anti Bhinneka Tunggal Ika dan anti UUD 1945.

Kemudian kata guru besar UIN Jakarta itu pemerintah juga harus bisa menghindari kesan bahwa Perppu tersebut digunakan hanya menyasar suatu golongan tertentu saja.

"Menurut saya juga harus dihindari kesan bahwa Perppu ini seolah-olah digunakan hanya untuk orang Islam. Gak juga, tapi memang karena kebetulan sejauh ini mereka yang ingin mengganti Pancasila menganti NKRI itu adalah dari kelompok Islam tentu saja mereka yang terkena lebih duluan tapi bukan berarti mereka yang menjadi target, kalau saya pahami seperti itu," jelas Azyumardi. (Husnul Khatimah)


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar